Polisi dan TNI Antisipasi Tawuran Antar Desa di Kabupaten Tangerang

Aparat TNI tampak berjaga-jaga mengantisipasi bentrokan antar dua belah warga di Perbatasan Kecamatan Mauk dan Kecamatan Sukadiri. (dok. KM)

TANGERANG (KM) – Aparat gabungan TNI dan POLRI yang dibantu berbagai ormas tampak berjaga-jaga di sepanjang jalan yang yang memisahkan Kecamatan Mauk dengan Kecamatan Sukadiri guna mengantisipasi terjadinya bentrokan antar warga.

Pantauan kupasmerdeka.com, warga Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk dan warga Kp. Beji, Kecamatan Sukadiri bersiap-siap untuk saling menyerang dengan mempersenjatai dengan berbagai alat tajam.

Hal tersebut merupakan buntut salah seorang warga Desa Tegal Kunir yang tewas akibat dihakimi massa setelah melakukan perampasan sebuah telepon genggam (handphone).

Tak terima warganya tewas dengan cara main hakim sendiri yang di duga dilakukan oleh warga Beji. Warga Desa Tegal Kunir menuntut balas dan akan mencari pelaku pengeroyokan yang membuat seorang warganya tewas.

Salah seorang warga Desa Tegal Kunir, yang tak mau namanya di sebut membenarkan kejadian tersebut.

Sementara sampai berita ini diberitakan, suasana mencekam masih terasa di wilayah tersebut. (Muklis/Maryopi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.