Renovasi Kantor Desa Mampir Cileungsi Tidak Dapat Perhatian Bupati
BOGOR (KM) – Meski tidak mendapatkan perhatian pemerintah Kabupaten Bogor, renovasi kantor Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, yang memakan biaya sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) tidak lama lagi akan diresmikan.
Jika tidak ada halangan, seluruh perangkat desa dan Kepala Desa Mampir yakni Suparto MDS. SH MH, rencananya akan menggelar peresmian. Hal tersebut dikatakan Mamat Sumantri selaku Kaur Pemerintahan Desa Mampir yang ditemui KM di ruang kerjanya Rabu (15/02) pagi.
Mamat menjelaskan, renovasi bangunan kantor desa sampai saat ini sudah mencapai 90%, namun disayangkan pihak pemerintah Kabupaten Bogor, bahkan Bupati Bogor belum terlihat ada tanda-tanda akan memperhatikan pembangunan desa ini.
“Kami tetap berupaya meski masih di sana-sini masih banyak kekurangan, wajar. Karena awalnya renovasi kantor desa di mulai bulan September melalui dana swadaya warga, bantuan partisipasi pihak ketiga, seperti para pengusaha yang ada di wilayah Desa Mampir, itupun dalam bentuk bantuan berupa semen dan lain-lainnya,” ungkap Mamat menambahkan.
Lanjut Mamat, “kami berharap bulan Maret renovasi kantor desa ini bisa selesai, agar pelayanan kantor desa bisa berjalan secara optimal meskipun renovasi belum mencapai 100%.”
“Mudah-mudahan Pemda Bogor peka dan dapat memberikan perhatian, misalnya saja Infrastuktur jalan desa, agar warga tidak terganggu transportasi menuju kantor desa akibat rusak parahnya hingga berlobang-lobang,” jelas pria yang sudah mengabdi di desa itu sejak tahun 2007.
Sementara itu, Kepala Desa Mampir Suparto MDS.SH MH saat ditemui Kupas Merdeka mengatakan, pihaknya pernah mengajukan permohonan bantuan, namun hingga saat ini belum direspon, bahkan tidak pernah membayangkan jika kantor Desa Mampir yang statusnya milik Pemda Bogor tidak pernah mendapat perhatian.
“Yah saya berharap jika ada perhatian, syukur itu mah. Yang penting saya sudah melaksanakan kewajiban saya selaku kepala desa Mampir. Bahkan meski harus keluar dana pribadi untuk membantu pembangunan kantor desa ini tidak masalah,” pungkas Suparto penuh harap. (PRB)
Leave a comment