Kondisi Infrastruktur Memprihatinkan, Warga Desa Sukaluyu Nanggung Harapkan Perhatian Bupati Bogor

Kondisi jalan di desa Sukaluyu, kecamatan Nanggung (dok. KM)
Kondisi jalan di desa Sukaluyu, kecamatan Nanggung (dok. KM)

BOGOR (KM) – Cita-cita Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjadikan Bogor sebagai kabupaten termaju Indonesia masih jauh dari kenyataan. Pasalnya masih banyak infrastruktur jalan yang masih belum mendapat perhatian, padahal kondisinya sudah sangat parah.

Seperti Jl. Kp. Sawah, yang berada di Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung. Meski jalan tersebut berstatus jalan kabupaten, namun hampir 12 tahun semenjak jalan tersebut dibangun hingga sekarang belum pernah tersentuh perawatan apalagi perbaikan, tak ayal jalan Kp. Sawah kini sudah terbilang hancur total.

Seperti diterangkan salah satu warga masyarakat sekitar yang enggan namanya disebutkan. “Dibangunnya jalan tersebut hampir dua belas tahun yang lalu, dengan panjang 1.500 meter, hingga saat ini bahkan sampai hancur total tidak ada perbaikan lagi,” ungkapnya kepada Kupas Merdeka.

Padahal, lanjut ia, jalan yang rusak parah itu adalah jalan penghubung ke kampung Banyu Asih dan Legok Jambu serta Kampung Jeruk dan salah satu akses jalan menuju kota.

Advertisement

Sementara itu di tempat berbeda, Kepala Desa Sukaluyu, Aos Spd.I saat dikonfirmasi mengatakan, “Saya sudah lama sekali mohon perbaikan jalan itu tapi hingga sampai sekarang ini belum ada tanggapan. Kalau itu jalan desa sudah pasti saya bangun melalui dana desa tapi masalahnya status jalan kabupaten jadi saya khawatir akan disalahkan,” terangnya.

“Semasa bupati Bogor masih Rahmat Yasin, saya dan warga sudah menghadap langsung pada hari Rabu tanggal 18/12/2013 di GOR PT. Antam Tegal Lega, dan saat itu bupati merespon serta berjanji akan dibangun secepatnya di Tahun 2014, namun nyatanya hingga sekarang belum terealisasi,” ujar Aos dengan nada kecewa.

“Bukan hanya itu saja, saya juga sudah sering mengajukan kepada ketua DPRD Kabupaten Bogor agar jalan tersebut segera dibangun, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan,” pungkas Aos menambahkan. (Ade Leo)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: