Antisipasi Pocong, Kades Ketapang, Mauk, Himbau Warganya Perbanyak Mengaji

Ilustrasi pengajian rumahan (dok. daengbattala.com)
Ilustrasi pengajian rumahan (dok. daengbattala.com)

TANGERANG (KM) – Isu adanya pocong jadi-jadian yang menimpa warga Kampung Kidul, termasuk Jaro kampung tersebut, Kepala Desa Ketapang Kecamatan Mauk Ahmad Nasuhi memerintahkan kepada semua perangkat desa dari RT dan RW serta masyarakatnya untuk selalu mengadakan ronda malam secara bergantian.
Menurut kepala desa Ketapang tersebut, semua ini dilakiukan untuk mengantisipasi adanya isu-isu “pocong” yang berkembang dan menakutkan warganya itu.

“Kami tidak menginginkan masyarakat desa Ketapang selalu menjadi ketakutan hingga nantinya kasus isu pocong ini akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti adanya jasa perdukunan dan yang lainnya,” ujar kades.

Ia pun menghimbau warganya untuk memperbanyak pengajian. “Cukup dengan percaya pada Allah saja, serta perbanyak adakan pengajian bersama keluarga di rumah,” jelasnya kepada KM.

Sementara itu, isu pocong yang pernah menghebohkan di Desa Ketapang Mauk kini sudah tidak terdengar lagi, namun menurut masyarakat Ketapang yang berhasil diwawancarai oleh wartawan KM dan tak mau menyebutkan namanya, ia mendengar bahwa pocong tersebut pindah ke desa yang lain. (Muklis/Muksin)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*