Klaim Dana BOS Kurang, SMK Humanika 2 Cisarua Pungut Biaya Ulangan Rp. 150 Ribu

(stock)
(stock)

BOGOR (KM) – Dengan klaim besaran anggaran BOS dari pemerintah masih kurang, SMK Humanika 2 di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor memungut biaya tambahan untuk ulangan kepada 600 siswanya sebesar Rp. 150 ribu.

“Jadi dalam satu tahun ada ulangan tengah semester (UTS) dan ulangan akhir semester (UAS). Dan masing-masing ulangan tersebut, siswa harus membayar Rp. 150 ribu, jadi dalam satu tahun orangtua siswa harus merogoh koceknya untuk UTS dan UAS sebesar Rp. 300 ribu,” ungkap sumber KM, Kamis (15/12/2016).

Menurut dia, seharusnya SMK Humanika 2 sudah tidak perlu lagi memungut UTS dan UAS, karena semua itu sudah dianggarkan dalam BOS.

“Dari BOS yang digelontorkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja mendapat Rp. 1,4 juta persiswa per tahun. Ditambah dari Pemprov Jawa Barat berupa Bantuan Pendidikan Menegah Universal (BPMU) sebesar Rp. 500 ribu per siswa per tahun, serta siswa membayar SPP perbulannya sebesar Rp. 125 ribu. Jadi bila diakumulasi mencapai Rp. 3,4 juta persiswa,”ucapnya.

Masih kata dia, belum lagi sumber anggaran lainnya, tapi pihak sekolah masih tetap memungut kepada siswa didik dengan dalih macam-macam.

“Ya dalihnya sih, dana BOS tidak mencukupi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Humanika H. Jajat saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya melakukan hal itu karena sekolah yang dikelolanya merupakan sekolah swasta, jadi segala sesuatunya dengan biaya yang dihimpun dari para siswa didik.

“Kalau kami ini sekolah swasta, darimana lagi kami untuk operasional kegiatan sekolah kalau bukan dari para orangtua siswa. Kalau memang seperti itu tulis saja beritanya besar-besar,” katanya menantang. (Pendi/Muklis/rzk).

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*