Bupati Cianjur Luncurkan Program Pengaduan Online “LAPOR”

Spanduk layanan
Spanduk layanan "LAPOR" di instansi pemerintahan di KAbupaten Cianjur (dok. KM)

CIANJUR (KM) – Bupati Cianjur, H. Irvan Rivalno, membuka “Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat”  atau disingkat LAPOR untuk masyarakat Cianjur, mengumumkannya melaui banner-banner yang terpasang dan terpampang hampir di seluruh instansi pelayanan pemerintahan, yang bertuliskan himbauan untuk melaporkan bila ditemukan adanya proyek-proyek pembangunan atau pelayanan publik pemerintah kabupaten Cianjur yang tidak baik.

Melalui layanan tersebut, masyarakat Cianjur dapat melaporkan keluhan mereka melaui SMS 1708 atau ke email itdacianjur@gmail.com.

Ketika ditemui, salah seorang warga yang sedang berobat di RSUD Cianjur mengatakan kepada Kupas Merdeka bahwa dirinya sangat mendukung sekali adanya layanan “Lapor” ini.

“[Sebelumnya] kami sebagai masyarakat Cianjur ingin melapor keluhan kemana? Karena kami juga merasa sering diperlakukan kurang baik dalam hal pelayanan, terutama kami sebagai masyarakat yang tidak mampu. Kami ini kan manusia, masa untuk orang berduit saja alias orang kaya saja yang dapat pelayanan baik, kalau kami suka dibentak-bentak,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas SMAN 2 Cianjur juga memberikan tanggapannya. “Ini sangat positif sekali, dan perlu didukung oleh masyarakat Cianjur, sebagai bentuk kontrol secara langsung, dan perlu untuk melaporkannya pada Bupati langsung, melaui  layanan Lapor Online Rakyat, karna dengan demikian Bupati setidak-tidaknya akan mengetahui kinerja bawahannya dan tentunya pula agar dapat ditindaklanjuti laporan online masyarakat tersebut oleh Bupati,” ucap H. Dede.

Sementara itu aktivis LSM Cianjur juga menyambut positif layanan tersebut. “Dengan adanya layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat, tentu akan dapat membantu roda pemerintahan Irvan sebagai Bupati Cianjur, untuk dapat mengetahui kinerja buruk bawahannya. Dengan demikian masyarakat Cianjur secara langsung telah dilibatkan menjadi social control baik untuk pengawasan pembangunan yang ada di desa-desa maupun di kecamatan yang dianggap tidak beres, terlebih rakyat Cianjur sudah kesal juga dengan pelayanan publik yang dianggap buruk, oleh karena itu Bupati harus berani menindak tegas aparaturnya, bukan sekedar peringatan saja atau sanksi, kalau Kabupaten Cianjur ini mau menjadi kota yang Amanah,” jelas aktivis itu. ( Muklis )

Komentar Facebook

5 Comments

  1. Ass pak segera di perbaikann jangn tunggu korbann pakk. Tolong di perbaikann jalan Ramayana cianjur jembatann

  2. Pa,saya mau lapor,saya pindah kependudukan dari sukabumi ke kec takokak,saya udah bawa surat lengkap dari dukcapil kab sukabumi,diserahkan ke ketua rt tempat saya mau tinggal sampe skr ko ga jadi jadi ektpnya knp tuh? yg saya tuju tempat tinggal yg baru kp jayanti1 rt002/rw002 desa sindang resmi kec takokak ,udah hampir 2bulan msh belum jadi ektpnya.mohon bantuannya pa.

    • Memang proses E-KTP bisa memakan waktu berbulan-bulan pak, begitu pengalaman warga di seluruh Indonesia… Bahkan ada yang sampai setahun tdk beres2.

  3. Dengan hormat,
    Bersama surat ini, kami atas nama crew musik, kami beritahukan bahwa pada tanggal 14 mei 2018 di daerah ciranjang, tepatnya di Kp. Pasirrandu diadakn acara “SAFARI PARTAI NASDEM” kebetulan kami di panggil sebagai pengisi hiburan musik orgen beserta sound system. dan untuk keuangan yang dijanjikan samapai ini kami belum menerima pembayaran sepeserpun dan sudah terhitung telah lebih dari satu bulan. maka dengan ini saya sangat berharap ada perhatian atau kepedulian kepada kami,
    Jika mungkin data tersebut di atas tidak sesuai dengan kejadian, kami berharap untuk mengkonfirmasikan hal tersebut kepada kami.
    Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

Leave a comment

Your email address will not be published.


*