Kondisi Terminal Bubulak Memprihatinkan

Kondisi jalan di Terminal Bubulak, kota Bogor (dok. KM)
Kondisi jalan di Terminal Bubulak, kota Bogor (dok. KM)

DRAMAGA (KM) – Kondisi Terminal Bubulak di Kecamatan Dramaga, Kota Bogor, memprihatinkan. Bagaimana tidak, kondisi sepi dan infrastruktur yang tak mendukung membuat lokasi tempat berkumpulnya bus antar provinsi dan kota tersebut juga kumuh, seolah tak terurus.

Akses pintu jalan masuk terminal terlihat berlubang dengan diameter cukup lebar, serta bau toilet umum tercium menyengat.

Kondisi diperparah tidak tersedia ruang keberangkatan maupun ruang tunggu bagi calon penumpang serta petugas terminal yang berjaga-jaga.

Seorang penumpang asal Jawa Timur, Marjuki (34) mengatakan, dirinya balik kampung pada hari ini. “Biasanya sepi kalau hari-hari biasa. Kasian petugas busnya,” paparnya.

Sempat pula seorang penumpang di tengah jalan dioper ke bus lain. “Untuk tetap menambah kepercayaan, kalau lebaran sampai sewa bus pariwisata harganya pun 2 kali lipat, kalau hari biasa kasian karena ga ada penumpangnya,” lanjutnya.

Sementara di tempat yang sama salah satu pedagang berinisial AS (38) yang setiap hari membuka lapak dagangan di dalam terminal mengaku sangat miris melihat kondisi terminal Bubulak yang tidak mendapat perhatian dari pemerintah kota Bogor.

“Walikota Bogor tidak memiliki perhatian terhadap kondisi terminal Bubulak dan sangat mengecewakan,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi terminal seperti ini sangat mempengaruhi pendapatannya dalam berdagang.

“Calon penumpang mana ada yang mau datang sehingga pembeli sepi,” singkatnya. (Irfan/Yos)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.