Pabrik Bakso Pakai Tawas Gemparkan Warga Parakan Salak

Pabrik Bakso Sepi dan Tutup Setelah Penggerebekan (dok. KM)
Pabrik Bakso Sepi dan Tutup Setelah Penggerebekan (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pasca penggerebekan pabrik bakso CV Mobalisa di Kampung Parakan Salak RT 04/07 Desa/Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor berbahan baku tawas oleh Direktorat Narkoba Mabes Polri, kondisi lokasi tersebut sepi dan tertutup rapat.

Pabrik yang telah beroperasi sejak tahun 2010 dan sudah mempekerjakan puluhan karyawan membuat warga kaget karena bahan yang di gunakan dalam pembuatan bakso memakai pengawet tawas.

Seperti yang diutarakan oleh Shai (54) yang tinggal tidak jauh dari pabrik. Dirinya mengaku kaget dan tidak habis pikir melihat puluhan polisi melakukan penggerebekan.

Advertisement

“Saya awalnya tidak mengetahui apa-apa, tapi setelah kejadian itu saya khawatir ada konsumen yang memakan bakso itu,” paparnya, Sabtu 18/6.

Dia juga mengatakan, sebelum dilakukannya penggerebekan itu, pihak kepolisian tak ada komunikasi dengan pihak RT setempat.

“Informasi itu saya dapat setelah beberapa pegawai memberi tahu kejadian itu,” katanya.

Namun, kebanyakan para pegawai tersebut bukanlah dari wilayah Kampung Parakan Salak.

“Kalaupun pabrik itu beroperasi lagi, saya meminta untuk tidak menggunkan bahan berbahaya, dan juga dapat memperkerjakan warga di wilayah kami,” imbuhnya. (irfan)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*