SMK Bumi Ilmu Buka Program Ikatan Dinas ke Jepang

Pengurus SMK Bumi Ilmu bersama anak yatim pada acara santunan sekaligus pembukaan pendaftaran (dok. KM)
Pengurus SMK Bumi Ilmu bersama anak yatim pada acara santunan sekaligus pembukaan pendaftaran,

BOGOR (KM) – Peningkatan jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang dinilai efektif mengatasi kesenjangan pendidikan dan pengangguran, selaras dengan program pemerintah yang mengutamakan dan memperbanyak pembangunan SMK terutama dalam tahun 2016.

Penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bumi Ilmu (BI) Bogor yang berlokasi di Komplek Waringin Elok A-2 Bojong Gede Kabupaten Bogor, merupakan wujud ikut serta dalam program pemerintah tersebut. SMK BI membebaskan uang gedung, memberikan Beasiswa dan memberikan asuransi bagi para siswa-siswinya.

Pembukaan penerimaan murid baru SMK Bumi Ilmu, diawali dengan syukuran dan santunan anak yatim. Dalam sambutannya, kepala sekolah SMK Bumi Ilmu yang juga berprofesi sebagai advokat, Heri Susanto SH, mengatakan bahwa kepedulian dalam mencerdaskan anak bangsa “harus dengan keahlian, dengan memfasilitasi para anak murid untuk belajar lebih lanjut ke jenjang lebih tinggi.”

Advertisement

Perkembangan teknologi yang semakin pesat mendorong SMK ini untuk mengusung program studi teknik otomotif kendaraan ringan dan sepeda motor, teknik elektronika audio video, elektronika industri serta teknik mekatronika, karena para ahli pada bidang tersebut dinilai sangat dibutuhkan. “Lulusan SMK BI terbaik akan memenuhi kebutuhan para ahli dalam bidang tersebut di masa yang akan datang, sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman,” lanjut Heri.

“Bukan hanya sekedar lulus, SMK BI memberikan program lanjutan ke negara Jepang dengan program ikatan dinas serta program pembinaan karakter pelatihan bela negara dan duta anti narkoba, selaras dengan program yang di prioritaskan pemerintah dalam bidang pendidikan,” terangnya. (Aswandi/Tyr)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*