Pupuk Palsu Diduga Kembali Beredar

ilustrasi pupuk

KM. BOGOR – Tingginya permintaan pupuk dengan harga terjangkau di beberapa daerah di Indonesia membuat tergiur beberapa pengusaha spekulan memproduksi pupuk yang tidak sesuai komposisi dan kegunaannya, hal ini seperti yang terjadi didaerah Sukabumi dan Padalarang, yang mana bahan bakunya terdiri dari garam yang diberi sepuhan warna, batu kapur yang di potong kecil serta batu karang dan bahan lainnya .

Salah satu mantan pekerja yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa kandungan dan komposisi yang tertera di kemasan dalam bentuk karung tidak sesuai dengan yang terkandung didalamnya dan hal ini bisa dibuktikan dengan pengecekan laboratorium, ia juga mengatakan bahwa modal produksi per kilonya hanya sekitar 700 rupiah sedangkan harga jualnya sekitar 1700 rupiah per kilonya yang notabene masih dibawah harga pupuk subsidi resmi pemerintah. Bayangkan, rata-rata produksi tiap harinya sekitar 30 ton sampai dengan 70 ton, maka keuntungan yang didapat mencapai puluhan juta rupiah per harinya.

Advertisement

Ketika ditanyakan mengenai tindakan dari aparatur setempat sambil tersenyum ia mengatakan bahwa para pengusaha tersebut telah berkoordinasi bahkan sudah dibentuk semacam paguyuban. Dimohon kepada instansi terkait dari tingkat daerah sampai pusat untuk melakukan investigasi lebih lanjut dan melakukan tindakan tegas mengingat sasaran penjualan mereka para petani kecil yang menggantungkan kehidupannya di sektor pertanian dan perkebunan. (Teja)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*