Hari Pers Nasional: Jurnalis Pilar Keempat Demokrasi yang Wajib Dilindungi Negara

Oleh: Hero Akbar / Moses *)

(KM) – Setiap tanggal 9 Februari bangsa Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai momentum refleksi atas peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pilar ke empat demokrasi yang berfungsi mengawasi kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, serta menjaga akuntabilitas negara.

Dalam sistem demokrasi, pers memiliki kedudukan sejajar dengan tiga pilar lainnya, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Peran ini ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara. Namun, jaminan hukum tersebut kerap belum sepenuhnya dirasakan oleh para jurnalis di lapangan.

Masih maraknya intimidasi, kekerasan, kriminalisasi, hingga upaya pembungkaman terhadap jurnalis menunjukkan bahwa kebebasan pers masih menghadapi tantangan serius.

Dalam menjalankan tugasnya, jurnalis sering kali berada di garis depan untuk mengungkap fakta, mengontrol kekuasaan, dan membela kepentingan masyarakat luas. Risiko tersebut semestinya menjadi alasan kuat bagi negara untuk hadir memberikan perlindungan hukum yang nyata dan tegas.

Hari Pers Nasional seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa kemerdekaan pers adalah fondasi demokrasi. Tanpa pers yang bebas dan aman, ruang publik akan dipenuhi oleh disinformasi, ketakutan, dan dominasi kekuasaan tanpa kontrol.

Di sisi lain, jurnalis juga dituntut untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, profesionalisme, serta independensi dalam menjalankan tugasnya. Kebebasan pers bukan berarti kebebasan tanpa tanggung jawab, melainkan kebebasan yang dilandasi integritas dan kepentingan publik.

Momentum Hari Pers Nasional 9 Februari harus menjadi komitmen bersama antara negara, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menghormati, melindungi, serta memperkuat peran pers. Melindungi jurnalis berarti menjaga demokrasi tetap hidup, sehat, dan berpihak pada kebenaran.

Selamat Hari Pers Nasional. Pers kuat, demokrasi bermartabat.

*) Penulis adalah Pemimpin redaksi media Kupas Merdeka, Aktivis Bogor, Pemerhati Sosial

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.