Aliansi Komisariat Nilai Muskohcab HMI Bogor XLVII Cacat Prosedural, Desak Muskohcab Ulang

(Dok.KM)

BOGOR (KM) – Aliansi Komisariat se-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor menyatakan sikap tegas menolak hasil Musyawarah Cabang (Muskohcab) HMI Cabang Bogor ke-XLVII. Penolakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap tertulis yang dikeluarkan pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Aliansi menilai pelaksanaan Muskohcab XLVII cacat secara prosedural, etis, dan konstitusional.

Menurut mereka, forum tertinggi organisasi tersebut tidak dijalankan sesuai prinsip demokrasi internal, keadilan, netralitas, serta independensi panitia dan pimpinan demisioner.

Dalam pernyataannya, Aliansi Komisariat menyoroti adanya dugaan keberpihakan Ketua Umum Kohati demisioner yang dinilai melampaui batas etika kepemimpinan demisioner dan mencederai prinsip netralitas forum.

Selain itu, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) dianggap gagal menjalankan fungsi sebagai penjaga konstitusi organisasi serta fasilitator forum yang adil dan imparsial.

“Pelaksanaan Muskohcab justru memperlihatkan indikasi intervensi dan perlakuan diskriminatif terhadap salah satu kandidat, yang berakibat pada hilangnya kesetaraan hak antar kandidat,” demikian salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut.

Aliansi juga menilai kondisi tersebut telah menimbulkan krisis legitimasi forum, sehingga hasil Muskohcab XLVII patut dipertanyakan keabsahan dan keberlakuannya secara organisasi.

Mereka menegaskan bahwa HMI sebagai organisasi kader harus berdiri di atas nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral, bukan pada kompromi kepentingan sempit.

Atas dasar itu, Aliansi Komisariat se-HMI Cabang Bogor menyampaikan lima tuntutan, yakni menolak hasil Muskohcab XLVII, mendesak pelaksanaan Muskohcab ulang secara menyeluruh dan independen, menuntut pembubaran OC dan SC Muskohcab XLVII, meminta pembentukan OC dan SC baru yang kredibel, serta menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban moral dari pihak-pihak yang diduga melakukan intervensi dan diskriminasi.

Aliansi menegaskan, pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk ikhtiar menjaga marwah, integritas, dan masa depan HMI Cabang Bogor agar tetap berada pada jalur konstitusional, demokratis, dan berkeadaban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia Muskohcab maupun pengurus HMI Cabang Bogor terkait tuntutan yang disampaikan Aliansi Komisariat.

Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.