Masyarakat dan Aktifis Serang Akan Lakukan Demo Terkait Pengusiran Anggota Paskibraka oleh Oknum Pegawai BBWSC3 di Bendung Pamarayan
SERANG (KM) – Masyarakat dan aktivis di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, akan mengadakan aksi terhadap pengusiran anggota Paskibraka oleh oknum pegawai Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) di Bendung Pamarayan. Insiden ini terjadi ketika anggota Paskibraka akan melakukan pengukuhan menjelang perayaan HUT RI ke-79.
Acun Sunarya dan para aktivis serta 23 lembaga kemasyarakatan di Kecamatan Cikeusal merasa bahwa tindakan ini mencederai semangat nasionalisme dan merusak perayaan penting tersebut.
Sebagai tanggapan, mereka berencana menggelar aksi besar-besaran pada Minggu mendatang, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 13 ribu orang.
“Kami menuntut pemecatan tiga pegawai BBWSC3 yang diduga terlibat dalam insiden tersebut,” ujarnya.
Tokoh masyarakat seperti Lalan menyayangkan sikap pihak Balai Bendung Pamarayan yang dianggap kurang mendukung kegiatan yang seharusnya menjadi kebanggaan nasional. Ia khawatir bahwa insiden ini dapat berdampak negatif terhadap semangat dan mental para anggota Paskibraka.
Supardi, pelatih Paskibraka yang turut mengalami kejadian tersebut, juga menyatakan kekecewaannya.
“Upaya perdamaian yang dilakukan antara pemerintah setempat dan pihak Balai tidak melibatkan semua pihak terkait, termasuk dirinya dan para orang tua anggota Paskibraka,” ujarnya.
“Aksi yang akan digelar ini diharapkan dapat memberikan tekanan agar tindakan tegas diambil dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” ujarnya.
Reporter: Adhi L
Leave a comment