Dinas PUPR Kota Madiun Rayakan HUT RI ke- 78 di Halaman Kantor

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun rayakan HUT RI ke- 37 di halaman gedung

MADIUN (KM) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Jawa Timur, bersama dinas lain dalam satu gedung menggelar perayaan Kemerdekaan Ke-78 RI, Jumat (18/8 dengan murah meriah di halaman gedung empat lantai, Jl. Mayjen DI Panjaitan No. 17.

Kegiatan diikuti seluruh unsur pegawai negeri yang bekerja di lingkungan kantor tersebut. Sedangkan kantor yang terlibat memeriahkannya antara lain Dinas PUPR, Dinas Perkim, Bakesbangpol dan Bapelitbangda.

“Iya, kami mengadakan acara memang setelah tanggal kemerdekaan. Namun tetap di bulan Agustus. Sehingga, momentum hari kemerdekaan tetap jelas terasa nyata,” kata Sekdin PUPR, Utomo Sapto Nugroho.

Dijelaskan Utomo, pihaknya tidak menggelar jenis perlombaan yang aneh-aneh dan membahayakan keselamatan pesertanya. Karena sifatnya hanya memeriahkan, untuk mengisi hasil patriotisme para pahlawan, berupa kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Meski begitu, lanjut Utomo, lomba yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kantor induknya itu menjadikan refreshing dan menghibur seluruh pegawai setempat.

Terlebih, ketika ditampilkan lomba berjalan sambil ‘nyunggi’ tampah (penampi/nyiru) yang dilakukan peserta putra. Masing-masing peserta berusaha berjalan lebih dulu menuju finish, dalam kondisi kedua lengan dan kakinya mengapit balon.

Aksi itu mengundang penonton terpingkal-pingkal, lantaran tiap peserta berjalan mirip badut berjogetan tengah berkomedi. Tampik sorak bercampur teriakan penonton pun menggemuruh diantara riuhnya irama mars kemerdekaan.

“Lomba yang digelar umumnya memang unik menarik. Bukan sekedar lucunya yang menonjol, namun setiap peserta dituntut berkonsentrasi penuh. Agar tampah tidak jatuh dan balon yang diapit tidak lepas atau meletus,” jelas Utomo.

Ada beberapa jenis perlombaan yang digelar pada perhelatan bernuansa dominan merah putih itu. Lomba dalam kelas beregu dan perorangan itu diklasifikasikan bagi peserta putra dan putri.

Jenis lomba itu diantaranya, tarik tambang, nyunggi tampah apit balon, tiup balon dalam gelas, memindahkan kardus, menggiring bola dan mengempit balon.

Kegiatan itu berlangsung hanya sehari, dan selesai hingga sebelum tiba Sholat Jumat. “Hadiah bagi pemenang tidak mewah. Tapi diharap menumbuhkan tali asih. Umumnya berupa sembako dan perkakas dapur,” pungkas Utomo.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dipelajari dari kegiatan perayaan Kemerdekaan Ke-78 RI yang digelar oleh Dinas PUPR Kota Madiun:

  • Perayaan kemerdekaan tidak harus mewah. Perayaan yang sederhana dan unik juga dapat tetap menarik dan menghibur.
  • Perayaan kemerdekaan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai negeri.
  • Perayaan kemerdekaan dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan patriotisme.
  • Perayaan kemerdekaan dapat menjadi sarana untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

Semoga kegiatan perayaan Kemerdekaan Ke-78 RI yang digelar oleh Dinas PUPR Kota Madiun dapat menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah lainnya untuk menggelar kegiatan yang serupa.

Reporter: redho

Editor: red1

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.