Karyawan Demo PT Prima Indah Lestari Serang Diduga Terkait Penurunan Upah
SERANG (KM) – Sejumlah karyawan PT Prima Indah Lestari melakukan aksi demo terkait keluarnya keputusan direksi yang diduga menurunkan upah pekerja di Serang, Kamis (4/5.
Perwakilan demo Nurmah mengatakan demo dilakukan menolak system penrubahan upah. “Hari ini kami melakukan aksi demo dan mogok kerja menolak sistem perubahan upah. Kami ingin perusahaan kembalikan sistem upah kami yang semula Rp10 ribu per jam dan kami tidak mau system borongan dengan upah Rp150 per kilo,” ujarnya.
Salah satu karyawan, Nurmah mengatakan tidak menuntut apa- apa selain system upah yang sebelumnya. “Kami tidak menuntut apa- apa selain meminta kembalikan upah seperti sediakala. Kalo perusahaan memberlakukan dengan upah Rp150 per kilo, kami makan apa?’ keluhnya.
“Coba bayangkan Pak, kami per shift itu kurang lebih ada 15 orang. Dengan durasi kerja 11 jam/ hari. Dan hanya mampu memproduksi 2 ton sampai 3 ton per shift. Kalau ini berlakukan pengupahan Rp150 per kilo maka kami hanya mendapatkan upah secara keseluruhan Rp450 ribu dan harus dibagi 15 karyawan. Nah dapat upah berapa coba? Kami hanya menerima upah 30 ribu rupiah perhari,” jelasnya.
“Kami tidak menuntut apa-apa. Tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan yang seharusnya memang kewajiban perusahaan, juga tidak apa- apa. Tidak dirubah cara pengupahan kami, kami sudah bersyukur,” ujarnya.
HRD PT Prima Indah Lestari Serang Tolopan mengatakan bahwa kebijakan perusahaan merubah sistem sudah melalui analisa sehingga ada evaluasi perubahan pengupahan.
“Ini kebijakan dari perusahaan, setelah ada analisa dan evaluasi yaitu beberapa hal maka dengan ini kita akan tetapkan hasilnya, cuma kita naikan dari Rp 150 rupiah menjadi 200 rupiah,” paparnya.
“Tolong dipahami, perusahaan tetap mau berjalan, itu kembali kepada ibu- ibu disini. Jika masih mau, ikutin perusahaan silahkan kerja. Jika tidak, kami akan merekrut orang baru,” tambahnya.
Reporter: Iing
Editor: redaksi
Leave a comment