Pelatihan Manajemen Kemasjidan dan Moderasi Beragama: Semarak Maulid Nabi di Al-Hidayah Tajur

BOGOR (KM) – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Yayasan dan DKM Al-Hidayah Tajur menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Kemasjidan dengan tema Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam Kementerian Agama. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, (30/8/2025) di Yayasan Al-Hidayah Tajur Kecamatan Citeureup.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat keagamaan, mulai dari perwakilan DKM masjid se-Kecamatan Citeureup, Ketua Yayasan Al-Hidayah, Ketua DKM Al-Hidayah beserta jajaran pengurusnya, Ketua MUI, pimpinan Pesantren Al-Hidayah, hingga tokoh ormas keagamaan di wilayah Citeureup. Hadir pula Abdul Azis Al Gifari, Ketua Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) Bogor Raya yang sekaligus menjadi media partner kegiatan.

Materi utama disampaikan oleh Ust. Ade Fujiana, pengurus DKM yang telah tersertifikasi dalam bidang manajemen kemasjidan, serta KH. M. Basri, Ketua MUI Citeureup, yang membahas pentingnya moderasi beragama sebagai upaya merawat kerukunan umat di tengah keberagaman.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Hidayah menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum pelatihan, melainkan juga momentum mempererat silaturahmi antar-DKM dan meneguhkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara menuju puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar pada Sabtu pagi, 6 September 2025. Selain pelatihan, agenda semarak maulid juga diramaikan dengan musabaqah azan, lomba kaligrafi, dan da’i cilik yang dijadwalkan pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pengurus masjid di wilayah Citeureup semakin profesional dalam mengelola kemasjidan, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Reporter: Luky/HSMY

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*