PT. Megah Sarana Beton Jatake Diduga Melakukan Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi Ilegal Untuk Kepentingan Produksi

PT. Megah Sarana Beton Jatake Diduga Melakukan Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi Ilegal Untuk Kepentingan Produksi, di Jl. Raya Jatake No.60, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin Pagi (06/05/2024). (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

TANGERANG (KM) – PT. Megah Sarana Beton yang bergerak di dalam produksi dan pemasaran perusahaan beton mix komersial skala besar, diduga melakukan penyalahgunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) solar subsidi ilegal di Jl. Raya Jatake No.60, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin Pagi (6/5/2024).

Kejadian itu berlangsung saat mobil tangki biru putih dengan kapasitas 5.000 liter dengan plat nomor (B 3206 TFV) berasal dari PT. Alvindo Trans Mandiri memberikan pasokan BBM solar subsidi ilegal dari jam 08:00 – 09:00 WIB.

Saat wartawan kupasmerdeka.com hendak meminta bukti faktur, PPN, dan Bill of lading nya kepada supir dan perwakilan dari PT. Sumber Megah Sarana Beton, dan keluarlah seorang perempuan dengan menggunakan kedurung mengakui sebagai seorang admin di perusahaan tersebut. Ia menanyakan keperluannya untuk apa dan apakah ada surat tugasnya ?

“Mas dari mana ? media apa ? Keperluannya apa ? dan apakah ada surat tugasnya ?,” ucapnya.

Lantas wartawan kupasmerdeka.com langsung menunjukkan identitasnya. Dan tidak lama kemudian wanita berkerudung, security dan bos seseorang wanita dengan mata sipit masuk ke dalam ruangan.

Tidak lama kemudian, security bilang, “Mas silahkan ikuti mobil ini,” kata dia

Lalu, sang supir tidak mau diberhentikan dengan menutup jendelanya dan tidak bisa memberikan surat-surat resmi yang diminta.

Hingga akhirnya wartawan kupasmerdeka.com meminta untuk ditemui kembali dengan pimpinan PT. Megah Sarana Beton. Namun, hingga saat ini dia enggan untuk ditemui dan terkesan ada sesuatu yang disembunyikan karena tidak bisa memberikan bukti surat-surat resmi transaksi BBM solar subsidi ilegal.

Reporter: HSMY

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*