Sosialisasi Moderasi Beragama Pemuda Katolik Cianjur dan Kota Bogor Bersama OMK

Bogor (KM)  –  Sebanyak 150 orang yaang terdiri dari para pelajar serta kader Pemuda Katolik menghadiri Sosialisasi Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Cianjur dengan Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Bogor.

Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai 4, Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, Jl. Kapten Muslihat No. 22, Kota Bogor, pada hari Minggu 4 Februari 2024. Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Direktorat Jenderal Pembinaan Masyarakat Katolik dengan Pemuda Katolik Komcab Cianjur dan Komcab Kota Bogor.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu program rutin Bidang Moderasi Beragama dan Hubungan Masyarakat Katolik Pengurus Pusat Pemuda Katolik, yang memang diselenggarakan di tiap-tiap daerah.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Dokumen Abu Dhabi yang ditandatangani oleh Bapa Paus Fransiskus dengan Ahmed El Thayeb, Imam Agung Al Ashar, pada 4 Februari 2019, atau tepat 5 tahun yang lalu. Oleh karenanya, dengan diimplementasikannya dokumen Abu Dhabi tersebut, diharapkan perdamaian dunia dan persaudaraan antar agama semakin mewujud, terutama di Indonesia.

Pada kegiatan ini, menghadirkan 2 narasumber, yakni : RD. Dionisius Manopo, selaku Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK) Keuskupan Bogor, yang memberikan perspektif moderasi beragama berdasarkan sudut pandang Gereja Katolik. Narasumber berikutnya adalah Bapak Anton Sinaga, selaku Ketua Seksi Kerasulan Awam (Kerawam) Paroki Fransiskus Asisi, Sukasari, yang memberikan perspektif moderasi beragama secara umum.

Selain 2 narasumber diatas, acara ini juga dihadiri oleh RD. Marcellinus Wisnu Wardhana selaku Sekretaris Keuskupan Bogor yang hadir mewakili Bapa Uskup Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM., yang berhalangan hadir. Sekiranya, acara ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Agama RI, Bapak Mohammad Nuruzzaman, namun beliau berhalangan hadir karena harus mengikuti Rakornas Kementerian Agama RI di Semarang, sehingga memberikan sambutan secara online.

Dalam sambutannya RD. Marcellinus Wisnu Wardhana menyatakan harapannya kepada kaum muda Katolik di Indoesia agar terus mendalami toleransi dan lebih mengambil peran dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Bapak M. Nurruzaman dalam sambutannya secara online, menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadirannya dikarenakan sedang mengikuti Rakornas Kementerian Agama. “Bahwa saya berkomitmen untuk mejaga terus Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara final, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika danUUD 1945” sambungnya.

Para peserta yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari siswa-siswa SMK Mardiyuana Grafika Bogor, SMKK Baranangsiang, SMA Mardiyuana, Panti Asuhan Bhakti Kasih. Sementara peserta yg lain adalah perwakilan kader Pemuda Katolik Cianjur dan Kota Bogor.

Acara ini diakhiri pada pukul 16.30 dan ditutup dengan doa dan berkat oleh RD. Marcellinus Wisnu Wardhana.

Ki Medi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*