Anggaran Baju Dinas DPRD Kabupaten Bogor Rp.1,4 Milyar, Pimred KM : Enak Betul Ya Jadi Wakil Rakyat, Pantes Rebutan

BOGOR (KM) – Lagi sedang tegang-tegangnya menghadapi musim Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akibat banyaknya gesekan antar pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden, kini masyarakat kabupaten Bogor kembali dihadapkan pada kenyataan pahit.

Pasalnya, wakil rakyat yang saat ini sedang asik duduk di kursi parlemen, seolah tidak memiliki kepekaan alias cuek dan masa bodoh atas himpitan ekonomi yang saat ini masih “dinikmati” rakyat Indonesia, khususnya warga yang berada di Kabupaten Bogor.

Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Redaksi Media Kupas Merdeka, Hero Akbar ketika dirinya mengetahui informasi soal anggaran pengadaan baju dinas anggota DPRD Kabupaten Bogor tahun 2024 senilai Rp. 1,4 Milyar.

Menurutnya, anggaran sebesar itu dinilainya tidak hanya mubazir, namun juga menunjukkan betapa wakil rakyat Kabupaten Bogor tidak memiliki empati dan sensitivitas atas himpitan ekonomi yang masih menerpa warga sejak pandemi covid-19.

“Saya kira bukan hanya warga Bogor saja yang kecewa, tapi seluruh warga republik ini yang masih punya nurani pastinya juga kecewa dan tersenyum sinis. Jadi kalau bisa itu dibatalkan saja boss dan lebih baik dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM agar roda ekonomi masyarakat bisa lebih kuat lagi,” ujar aktivis Bogor yang akrab disapa Moses ini (27/1).

“Pantesan pada berebut jadi anggota dewan, anggarannya gila-gilaan sih, itu baru baju dinasnya, belum gaji, tunjangan, jatah proyek dan yang lain-lainnya,” sindirnya.

“Ayolah para anggota dewan, kalian itu dikasih amanat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya. Kalian harus peka dengan kesulitan ekonomi yang saat ini dihadapi masyarakat, perjuangkan itu dan bikin senang pemilihmu,” tegasnya.

Lebih lanjut Moses juga mengajak kepada seluruh warga Bogor agar jangan lagi memilih wakilnya yang cuma pintar omong dan minim aksi yang mensejahterakan rakyat. Ia menghimbau agar warga lebih cerdas dan selektif dalam pemilu yang sudah di depan mata.

“Coba ditandai dan jangan pilih lagi calon-calon yang terbukti tidak membela rakyat dan hanya mikirin kepentingan pribadi dan partainya saja,” pungkasnya.

Red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*