Rumah Warga Miskin Ludes Terbakar Habis di Indramayu

Rumah warga di Indramayu terbakar

INDRAMAYU(KM) – Satu rumah dari kayu/  bilik bambu yang dihuni Rasim (44) bersama istri Warsih (37) dan empat anaknya di Dusun Lapang Bola RT/RW 003/001,Desa Anjatan Lama,Kecamatan Anjatan,Kabupaten Indramayu terbakar habis Jumat (29/12).

 

Kebakaran terjadi pada Rabu siang pukul 12.00 WIB tidak ada harta Benda yang diselamatkan ,tersisa hanya pakaian di badan para korban membuat Rasim bersama istri empat anaknya harus ngungsi tinggal numpang Rumah kesaudaranya disamping itu,sesuai mengharapkan bantuan Dermawan Pemerintah kabupaten maupun pusat Kemensos RI karena saya keluarga miskin sekali.

 

Kini sementara Rasim bersama kedua anaknya yang masih sekolah SD numpang dirumah saudara sedangkan Ayu Rasita(20) sudah lulus SMP ikut bersama ibunya ke Tegal dan anak yang kecil dibawa ke Tegal yang bernama Ainun Bilqis Ramadhani(5), Rusdhi(13)masih SD, Raya Rambu Rambani(7) juga masih SD, kini sementara tinggal numpang ditempat rumah saudaranya posisi rumahnya yang kebakaran di ujung dari rumah Warga kehalangan Tanah kosong pinggir Sawah Rumah tetangga lain.

 

Saat kejadian kebakaran kondisi rumah memang sedang kosong. Rasim sedang kerja kuli bangunan berangkat jam 08.00 WIB. “Istri Warsih lagi ke Jawa Tegal ngurusin orang tuanya sedang sakit sudah jompo yang hidup sendirian di Tegal,” terang Rasim.

 

Kini Rasim yang hanya pekerja buruh serabutan dan banyak nganggurnya itu pun harus kehilangan harta bendanya karena saat kebakaran itu terjadi semua anggota keluarga sedang berada di luar Rumah,sehingga tidak ada harta Benda yang! bisa diselamatkan.

 

Kebakaran itu dikatakan Gunawan terjadi kebakaran pukul 12.00 WIB, kedua anaknya berangkat sekolah jam 06.00 WIB diduga karena korsleting listrik. ” Api diketahui sudah besar ,warga pun sampai panik dan berusaha memadamkan dengan peralalatan seadanya,” ujarnya.

 

Rumah yang dihuni satu kepala keluarga itu.lanjut Gunawan bahan bangunannya didominasi Kayu dan Bambu ,sehingga akibat kebakaran itu ,tak ada sisa material bangunan yang bisa diselamatkan

 

“Perabotan rumah tangga, pakaian Surat-surat berbagai sampai KTP tabungan sisa jajan anaknya habis terbakar,”jelasnya.

 

Tetangga yang peduli, korban tergolong keluarga miskin banget di Desa Anjatan lama sehingga musibah kebakaran itu menjadi pukulan berat bagi Rasim dan keluarganya tiap detik nangis terus.

 

Saat ini korban dalam kondisi kebingungan,karena pakaian yang tersisa pun hanya yang melekat di badan butuh perhatian Pemerintah setempat maupun Kabupaten atau pusat Kemensos RI.

 

“Korban saat ini menempati numpang di Rumah saudara tapi lain Dusun, 6 anggota keluarga dari satu kepala keluarga itu belum tahu apa yang akan dilakukan mereka hanya menunggu kepedulian pihak Dermawan dan Pemerintah,” katanya.

 

Reporter ARIFIN S

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*