Nenek Lanjut Usia Prihatin di Indramayu Berharap Bantuan Pemerintah

Nenek Lanjut usia Carsih panggilan populernya Ema Edok seorang diri nempati rumah tidak layak huni Dusun Rebeng,RT 003/ RW 002 Desa Anjatan Baru Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat

INDRAMAYU(KM) – Nenek Lanjut usia Carsih panggilan populernya Ema Edok seorang diri nempati rumah tidak layak huni Dusun Rebeng,RT 003/ RW 002 Desa Anjatan Baru Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat tiada hari hidup kesedihan sebagai kemit sekolah dengan honor 200 rb untuk beli obat aja kadang habis karena fisik usia sering ada keluhan sakit usia lanjut,Rabu (22/11/2023)

Nenek Carsih sapaan akrabnya Ema Edok mengaku hidupnya sangat sedih menjadi kemit atau penjaga Sekolah Yayasan Mi Riyadus Solikhin dengan upah honor 200 ribu untuk bertahan hidup di usia lanjut tidak memilik usaha lain,sedangkan punya tiga orang anak semua jauh di Sumatera dua anak perempuan sudah berkeluarga tapi satu anak yang lelaki belum berkeluarga kerja di laut Mancing ikut fekong”ungkapnya”

“Anak merantau tidak bisa jamin atau resikoi orang tua karena anak keadaan minim boro- boro bisa jamin orang tua karena keadaan sendiri anak juga susah, “katanya

Menurutnya Gubuk tempat tinggal sudah sangat Tua miring kuatir roboh namun mau rehab kendala biaya dari mana satu- satu harapan butuh makan resiko sehari – harinya butuh perhatian Pemerintah Indramayu maupun Pemerintah pusat karena selama hidup belum pernah dapat bantuan Pemerintah moga keluhan ini di dengar oleh yang terkait ” Harapan Nenek Carsih

Nenek Carsih mengaku pernah sering di Photo-photo datang yang ngakunya petugas namun tidak pernah mendapatkan bantuan berupa apapun cape nunggunya, ” keluhnya

Hidup nenek Carsih sendirian jauh dari anak saudara tidak punya nempati Gubuk hampir hambruk bersebelahan dengan Sekolah Yayasan Mi Riyadus Solikhin dan tanahnya juga milik Sekolah saya benar- benar suatu harapan yang sangat serius butuh perhatian pihak yang terkait Pemerintah Indramayu maupun Kemensos RI udah fisik sering sakit- sakitan honor 200 ribu dari bebersih Sekolah habis buat beli obat kadang dapat di kasih seribu dua ribu bila ada yang dagang di depan Gubuknya,”paparnya

Reporter Arifin S

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*