Pemkot Depok Berikan Pendampingan Psikologi dan Hukum kepada Keluarga Korban Kasus Pencabulan Anak

DEPOK (KM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bergerak cepat melakukan pendampingan kepada keluarga korban pencabulan bocah laki-laki, MD (12) yang meninggal dunia di Kecamatan Tapos.

 

Petugas lapangan pun terus mendampingi mulai dari proses pelaporan ke Polsek, Polres hingga proses otopsi di RS Polri. Pendampingan psikologis dan hukum langsung dilakukan sejak kejadian Rabu (27/09).

 

Menurut Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari dikutip dari berita.depok.go.id, Sabtu (30/09), kunjungan pihaknya ke keluarga korban telah dilakukan seraya membawa psikolog klinis dewasa untuk pendampingan terhadap keluarga maupun orang tua korban.

 

“Kami tadi juga sudah berkoordinasi dengan unit PPA Polres Depok serta mendampingi keluarga korban di polres. Sekaligus sambil terus menggali informasi agar korban lainnya bisa speak up,” jelasnya.

 

“Saat ini kami juga tengah melakukan pendekatan kepada korban lainnya,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Nessi mengatakan pihaknya juga langsung menggelar pertemuan dengan camat serta lurah untuk berkomitmen dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan. Serta melakukan koordinasi secepat mungkin untuk bersama-sama membantu para korban.

 

“Tim hukum dari kita juga terus mendampingi para korban untuk nantinya membuat laporan di kepolisian,” pungkasnya.

 

Hingga saat ini, proses pendampingan dan hukum masih terus berlangsung.

 

Reporter : Sudrajat

Editor : Red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*