LQ Indonesia Lawfirm Apresiasi Polres Jakarta Utara dan Berharap Kasus Penggelapan Lanjut Hingga Pengadilan

Barang bukti yang digelapkan tersangka

JAKARTA (KM) – LQ Indonesia Lawfirm mengapresiasi Polres Jakarta Utara atas dilanjutkannya proses dugaan penggelapan yang mana sudah naik ke tahap penyidikan, dan segera akan melakukan penyitaan barang bukti berupa sebuah kendaraan Toyota Avanza warna Hitam yang diduga digelapkan oleh Saddan Sitorus, mantan karyawan LQ Indonesia Lawfirm yang tidak terima dikeluarkan dengan tidak hormat dari Firma.

“Kasus dugaan penggelapan kendaraan berjalan sebagaimana mestinya, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Jakarta Utara dan seluruh tim penyidik yang sudah bekerja keras sehingga proses hukum berjalan tegak lurus,” ucap Kadiv Humas LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Bambang Hartono, Kamis (12/10).

Kendaraan Avanza diketahui diambil secara melawan hukum dari supir Hendra yang mengantar Saddan Sitorus pulang ke rumahnya.

“Setelah meminta kunci dan kendaraan, Saddan menolak untuk mengembalikan kendaraan dan malah diduga memeras dan meminta uang yang tidak jelas dan bukan haknya. Tindakan menyandera kendaraan ini sudah jelas nyata pidana penggelapannya dan melanggar pasal 372 KUH Pidana, dengan ancaman penjara 4 tahun,” jelas Bambang.

Pelapor dan terlapor sudah bertemu untuk proses mediasi, namun tidak ada titik temu, dan memutuskan agar proses hukum berlanjut hingga pengadilan. LQ Indonesia Lawfirm ingin putusan pengadilan, siapa yang benar dan siapa yang salah.

“Kami berharap kasus ini dapat segera diproses dan Saddan Sitorus dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya. Hal ini untuk memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana lainnya,” pungkas Bambang.

Rep: Mso

Editor: red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*