Sejumlah Ahli Waris Tol Cijago 3 Kembali Gelar Aksi, Minta Pemerintah Jangan Kalah Dengan Oknum

Muhamad Zakaria saat aksi demo di tengah pengerjaan proyek tol Cijago 3 berlangsung (27/7/2023)

DEPOK (KM) – Sejumlah warga Limo kota Depok kembali melakukan aksi demo di atas lahan miliknya yang kini sudah rata tergusur proyek tol Cijago seksi 3 pada Kamis, 27 Juli 2023.

Muhamad Zakaria, salah satu anak dari Rojan yang turun aksi mengaku kecewa dengan jawaban pihak BPN kota Depok yang seolah tidak mau repot lagi dan melempar tanggung jawab ke pihak pengadilan.

Hal tersebut diungkapkan MZ setelah mendengar laporan hasil pertemuan ayahnya (Rojan) dengan Indra Gunawan selaku Kepala Badan Pertanahan Nasional kota Depok di ruang kerja nya pada Senin, 24 Juli 2023 lalu.

MZ menuturkan, dirinya sangat gemas atas jawaban Indra Gunawan yang mengatakan bahwa BPN bukan merupakan para pihak yang memiliki kewenangan melakukan revisi penetapan konsinyasi dan menyarankan agar para pihak yakni Rojan CS dapat langsung mengajukan gugatan ke pengadilan negeri Depok melalui kuasa hukum yang ditunjuk.

“Ayah saya adalah pemilik sah lahan seluas 220 m2 yang sudah tergusur proyek tol dan tidak bersengketa dengan pihak manapun baik itu dengan PT ACP atau yang lainnya, jadi kenapa harus dipersulit sih? Kenapa harus menunggu RW Udin tanda tangan kesepakatan damai dulu, kan tanah baba saya tidak ada sangkut pautnya sama RW Udin,” ungkap MZ di tengah panasnya terik matahari.

“Tolong lah bapak-bapak pejabat negara, jangan gara-gara ada satu orang saja yang bermasalah yaitu RW Udin, lantas kami yang lainnya ikut terkena imbas terhambat pembayarannya,” sambungnya.

“Ayo dong pemerintah jangan kalah cuma dengan satu oknum itu, katanya juga kan RW Udin sudah dalam proses kepolisian karena banyak yang laporin, kok sampai saat ini belum ditangkap-tangkap juga, kapan kelarnya ini?,” ungkapnya kesal.

“Kami semua warga di sini sangat mendukung program pemerintah yang dipimpin Pak Jokowi dengan proyek tol ini, tapi tolong dong pak… kami ini jangan juga dikorbankan, cepatlah dibayar tanah kami ini,” pungkasnya.

MZ beserta ahli waris lainnya bertekad akan terus melanjutkan aksi hingga tuntutannya terpenuhi, termasuk pada saat nanti dilakukan peresmian oleh presiden Jokowi.

Sementara itu, Kepala BPN Kota Depok, Indra Gunawan dalam pemberitaan sebelumnya mengatakan bahwa upaya mediasi para pihak yang dilakukan BPN selama tiga bulan terakhir menemui jalan buntu karena masih ada satu orang yang tidak berkenan menandatangani kesepakatan damai, sehingga pihaknya menyarankan agar para pihak yang terkena imbas yakni Rojan cs dapat mengajukan gugatan langsung ke Pengadilan Negeri Depok agar proses pencairan ganti rugi bisa dilakukan secara parsial.

Reporter : Sudrajat
Editor : Redaksi

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*