Warga Demo, PT Mina Fajar Abadi Buang Pelaksana Jembatan Otista Bogor Buang Limbah Tanah di Jalanan

Warga demo limbah galian pelaksana proyek PT Mina Fajar Abadi

BOGOR (KM) – Kinerja yang tidak bagus dilakukan oleh PT Mina Fajar Abadi selaku pemenang tender proyek Jembatan Otista yang dinaungi oleh Dinas PUPR Kota Bogor, pasalnya pembuangan tanah galiannya direlokasikan ke Jl. Pool Bina Marga No.3 RT 002/001 Kayumanis Kec. Tanah Sareal Kota Bogor.

Aditya Prayoga selaku Ketua Karang Taruna Bina Karya Kel. Kayumanis menegaskan kinerja yang dilakukan oleh PT MFA tidak becus yang berdampak pada lingkungan sekitar Kel. Kayumanis menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan akibat banyaknya kendaraan besar yang keluar masuk mengangkut tanah galian dari proyek jembatan otista tersebut.

“Banyaknya komplain dari warga lebih khusus jajaran orang tua/ wali murid SDN Kayumanis 1. Keluhan yang sama juga berasal dari pengunjung Puskesmas Kayumanis karena pembuangan tanah galian tersebut dilakukan mulai pagi hari,” jelasnya.

‌Sementara itu Iqbal Al Afghany selaku Wakil Karang Taruna menjelaskan harus ada evaluasi besar- besaran di PT. MFA dan Dinas PUPR setelah banyaknya laporan warga Kayumanis yang merasa tidak senang dengan dampak relokasi galian tanah tersebut.

‌”Yang pertama jatuhnya tanah galian dari mobil angkutan berserakan sepanjang Jl. Bina Pool Marga. Tidak adanya upaya dari pihak PT MFA yang dinaungi Dinas PUPR untuk membersihkan tanah yang berserakan sepanjang jalan kelurahan Kayumanis,” jelasnya.

“Kami juga mendapat laporan dari warga Kayumanis RT 005/004, ada warga yang tergelincir di depan Puskesmas Kayumanis ba’da (setelah- red) magrib sore tadi (Rabu , 31/5/2023) akibat dari tanah galian yang berserakan sepanjang jalan utama kelurahan Kayumanis,” jelasnya.

‌”Diduga Dinas PUPR Kota Bogor dan PT MFA tidak sanggup menjalankan proyek pembangunan Jembatan Otista yang bernilai 49 miliar itu jauh dari kata layak,” pungkasnya.

Reporter: Ki Medi

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*