Peredaran Obat Daftar G Marak, Sekjen Gempita Minta Polres Jakarta Timur Diminta Bertindak

Toko kosmetik dan obat

JAKARTA (KM) – Maraknya peredaran obat Daftar G seperti Tramadol, Eksimer dan sejenisnya di Jakarta Timur seperti di sepanjang Jalan Cililitan Besar, Kampung Makasar, Jakarta Timur, sangat memprihatinkan. Pasalnya toko obat daftar G tersebut selain berkedok toko kosmetik, mereka menjual secara bebas tidak terkecuali anak di bawah umur.

Hasil penelusuran tim media di lapangan, banyak didapati beberapa toko menjual bebas obat daftar G. Salah satunya tepat di depan pasar Jalan Al-Munir No. 11, Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Sebut saja Z, salah satu penjaga toko yang baru beberapa bulan bekerja langsung menghubungi rekannya yang bernama Rizal dengan berbicara menggunakan bahasa Aceh.

Dari hasil perbincangan awak media dengan Rizal melalui telfon WhatsApp, Rabu (22/6) yang bersangkutan (Rizal-red) acap kali menyebutkan beberapa nama diantaranya RM, ST, SM, S dan lainya.

Pada kesempatan yang sama, Z  mengatakan koordinasinya langsung ke Lurah Dikin, sembari  melayani pembeli obat daftar G yang diduga anak dibawah umur.

Tak jauh dari toko didepan pasar, tim mendapati beberapa toko dengan modus yang sama, menjual kosmetik di sepanjang Jalan Cililitan Besar, Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Sekretaris Jenderal DPP LSM Generasi Muda Perduli Tanah Air  (Gempita) Aris Sucipto pada Kamis, (29/6) mengatakan pelaku terancam Pasal 196 Junto sub Pasal 92 ayat (2) subs pasal 197 Junto Pasal 106 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Yang menjadi pertanyaan, ada apa sebenarnya dengan toko obat daftar G? Penjaga toko mencoba melakukan penyuapan kepada awak media, disinyalir adanya main mata antara toko dengan oknum Aparat Penegak Hukum (APH), sehingga Polres Jakarta Timur diminta agar segera bertindak,” katanya.

Reporter: Mso/ Lie

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*