Diduga Korsleting Listrik, Mes Karyawan dan Kandang Kuda Terbakar, 9 Ekor Kuda Terpanggang

Kasus kebakaran kandang kuda dan mess di Ciampea, Bogor, Kamis (11/5/20223)

BOGOR (KM) – Bangunan Rumah Doa Yatim Piatu (RDYP) pemilik H Dwi Susanto di Kampung Cibuntu wates RT 01 RW 06 Desa Cibuntu, Ciampea, Kabupaten Bogor terbakar hebat, Sabtu (13/5).

Dalam rekaman video yang beredar, api cukup besar meluluhlantakkan  bangunan mes karyawan dan kandang kuda.

Menurut saksi mata Syarif mengatakan beruntung pada kejadian itu tidak ada korban jiwa. Namun 9 ekor kuda tidak berhasil terselamatkan.

Dia menjelaskan, diduga api berawal dari bangunan mes karyawan merembet ke bangunan kayu sehingga api cepat membesar.

“Api berawal dari mes karyawan kemudian merambat ke bangunan kandang kuda yang berukuran 30×8 meter,” jelasnya.

“Awalnya saya mendengar suara patah kayu dan melihat ada api di atas kandang kuda dan selanjutnya api tersebut membesar sehingga merambat ke tempat yang lain,” tambahnya.

Sekitar satu jam api dapat dipadamkan, dalam pemadaman damkar dikerahkan dan di bantu warga. 

“9 ekor kuda terpanggang, sementara kerugian material belum di ketahui. Api dapat dipadamkan pukul 16.00 wib oleh unit damkar dibantu warga sekitar,” ucapnya.

Sementara, Wakil Komandan Regu 3 Sektor Ciomas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bogor, Budi Faturachman mengatakan, bahwa dugaan sementara kebakaran kandang kuda tersebut disebabkan oleh korsleting listrik.

“Sumber api diduga korsleting listrik. Api dari kabel-kabel yang terbakar kemudian merembet hingga ke tempat-tempat lain,” katanya.

Ia menyebutkan, sebanyak lima unit armada damkar dilibatkan dalam memadamkan kebakaran, yakni dua unit dari Sektor Ciomas dan tiga unit lainnya perbantuan dari Sektor Leuwiliang, Cibinong, dan Yasmin.

Reporter: Andriawan

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*