Aturan Baru PPDB 2023 Untuk SMP Negeri dan SMA Negeri di Kota Surabaya

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh

Surabaya (KM) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) membuat kebijakan atau aturan baru terkait penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh mengatakan penerimaan PPDB untuk SMPN dan SMAN akan menjadi dua zonasi.

“Hampir sama, zonasinya saja yang berubah. Dulu zonasi 50 persen. Sekarang 50 persen dibagi zonasi 1 dan zonasi 2. Zonasi 1 itu 35 persen dan zonasi 2 itu 15 persen,” kata Yusuf, Senin (15/5).

Yusuf menjelaskan untuk zonasi 1 melihat kedekatan rumah antara calon siswa dengan sekolah yang ada di sekitarnya. Misal, di SMPN 30 Surabaya, rumah warga yang dekat dengan sekolah itu bisa mendaftar.

“Zonasi 1 itu untuk kedekatan jarak, mengabaikan kelurahan dan kecamatan,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk zonasi 2 yang memiliki kapasitas 15 persen diperuntukan bagi calon siswa yang berada satu kecamatan dengan sekolah tersebut.

“Misal dalam satu kecamatan ada kelurahan Sukolilo, Medokan Semampir, Keputih. Semua calon siswa yang berada dalam satu kecamatan bisa melakukan pendafatran. Biar pun 15 persen dia punya harapan, dari pada ndak ada harapan sama sekali,” tegasnya.

Yusuf menjelaskan terkait presentase penerimaan masih sama dengan PPDB tahun sebelumnya yakni afirmasi 15 persen, pindahan warga 5 persen, 30 persen itu jalur prestasi akademis dan non akademis.

“Persiapan aplikasi dan lainnya sudah disiapkan. Harapan saya bulan ini web ketentuan segera kami naikkan. Harapannya warga tahu ketentuannya apa saja,” katanya.

Pihaknya mengaku sebelum PPDB dibuka bakal melakukan sosialiasi terkait cara pendaftaran.  “Sekolah sudah sosialisasi, web juga. Nanti coba sosialisasi ke kelurahan kecamatan,” pungkasnya.

Reporter: redho

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*