Kuwu Indramayu: Tuntutan Diterima, DPR RI Akan Revisi UU No 6. Tahun 2014 Menjadi Usulan Proritas

Demo kepala desa di depan gedung DPR RI, Selasa (18/1/2023)

JAKARTA (KM) – Demo kepala desa se Indonesia di depan gedung DPR RI membubarkan diri setelah tuntutan mereka diterima oleh DPR RI. Kades minta agar bersama pemerintah merevisi Undang- undang Desa dan meminta jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun.

Sebelumnya anggota Komisi II DPR Fraksi PKB Mohamad Toha sempat menemui massa pada pukul 12.43 WIB di depan gedung DPR RI, Selasa (17/1).

“Semua fraksi menerima usulan revisi Undang-undang No. 6 tahun 2014 dan tuntutan telah disepakati menjadi usulan proritas dengan fraksi- fraksi,” ungkapnya.

“Alhamdulilah tuntutan sudah diterima DPR RI semoga keputusannya sesuai yang diharapkan oleh para Kuwu terutama Kabupaten Indramayu, mendukung revisi jabatan 6 tahun menjadi 9 tahun,” tandas Ketua Apdesi Kuwu Kecamatan Anjatan, Tarli di depan gedung DPR RI Jakarta Pusat, Selasa (17/1).

Kuwu Tarli menjelaskan bahwa pihaknya telah diterima dan berdiskusi dari perwakilan DPR RI untuk membahas tuntutannya yang diterima semua perwakilan Fraksi di DPR RI.

Advertisement

Ketua FKKC Kabupaten Cirebon Kuwu Muali berharap tuntutan para kuwu atau kades dengan masa jabatan 9 tahun dapat direalisasikan dan dari tuntutan yang sudah diterima DPR RI pihaknya terus memantau bila perlu akan dikawal.

“Tuntutan para Kuwu atau kepala desa adalah harga mati karena kalau sudah masuk di Balegnas Prolegnas di tahun 2023 ini menjadi prioritas,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Apdesi Kuwu Kecamatan Anjatan Indramayu Tarli yang menuntut pemerintah untuk merevisi UU Desa dan meminta jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun.

“Karena masa jabatan 6tahun ini sangat kurang apalagi ketika kita menjabat 6 tahun rasa persaingan politik dan pemulihan kondusif juga sosialisasi program pembangunan desa tidak cukup 6 tahun,” pungkasnya.

Reporter: Arifin S

Editor: Red1

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: