Dies Natalis ke- 42, Universitas Pakuan Bogor Gelar Sarasehan Budaya Sunda

Universitas Pakuan Bogor menggelar Dies Natalis ke-42 diisi Sarasehan Budaya Sunda di Graha Pakuan Siliwangi (19/11/2022)

Bogor (KM) – Universitas Pakuan (Unpak) Bogor menggelar Dies Natalis ke-42 yang ditutup dengan Sarasehan Budaya Sunda di Graha Pakuan Siliwangi (GPS) pada Sabtu (19/11) lalu.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan, Prof. Eri Sarimanah mengatakan pada penutupan acara dies natalis ini diwarnai dengan sejumlah topik terkait budaya Sunda.

“Dengan tujuan membangkitkan kesadaran dan pemahaman civitas akademika Universitas Pakuan mengenai perkembangan budaya Sunda dan sejarah jejak tatar Sunda Pakwan,” paparnya.

Topik tersebut antara lain tentang sejarah Sunda, cerita rakyat, identitas kesundaan, bahasa Sunda dan kebijakan pemerintah.

Selain itu, terdapat sesi diskusi tentang kesundaan dengan mengundang Kimun yang merupakan seniman Sunda asal Bandung. Pada kesempatan itu dirinya berbicara tentang Sunda sebagai identitas dan ekspresi anak muda Sunda.

Dalam pekan budaya Sunda ini juga ditampilkan berbagai hiburan khas Sunda antara lain Kacapi Suling, Angklung Pakuan, Bengkel Batik, Pertunjukan Mural, Jaipong dan band akustik.

Tidak hanya itu, berbagai makanan khas Sunda mulai dari bajigur, bandrek dan jajanan tradisional lainnya tersedia pada acara penutupan dies natalis itu.

Dies Natalis Unpak ditutup langsung oleh Rektor Unpak, Prof. Didik Notosudjono yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pakuan Siliwangi Subandi Al Marsudidan segenap undangan. Dies Natalis Unpak ke-42 ini disponsori oleh PT Pegadaian, Bank BNI, Bank Mandiri, Moratel, Loreal dan Sucofindo

Acara ini turut dimeriahkan oleh Bazar Budaya 2022 dengan menyuguhkan sejumlah penampilan seni dan bazar budaya.

Ketua Panitia Dies Natalis Unpak ke-42, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Rita Retnowati mengatakan bahwa Dies Natalis Unpak ke-42 ini diselenggarakan dengan berbagai rangkaian kegiatan.

“Opening ceremony dan orasi ilmiah rektor Universitas Pakuan terkait implementasi Green Campus, lomba inovasi mahasiswa dan organisasi mahasiswa, jalan sehat dan fun bike bersama alumni dan seluruh civitas akademika Universitas Pakuan dan Sarasehan Budaya Sunda,” jelasnya.

Sebagai tambahan informasi, dilansir dari Unpak.ac.id, Universitas Pakuan (Unpak) merupakan kelanjutan dari Universitas Bogor (Unbo) yang berkiprah selama hampir dua dekade sampai dengan tahun 1980, beberapa perguruan tinggi swasta pada tahun 1977 berfusi dengan universitas ini yaitu Akademi Pariwisata, IKIP PGRI, Akademi Bahasa Asing, Akademi Sekretaris Manajemen Internasional dan Akademi Ilmu Agama Islam dengan badan penyelenggara Yayasan Perguruan Tinggi Bogor (YPTB).

Tanggal 1 November 1980, Universitas Bogor secara resmi berganti nama menjadi Universitas Pakuan di bawah Yayasan Kartika Siliwangi Pembina Universitas Pakuan (YKS-PUP), yayasan baru yang dibentuk oleh Yayasan Kartika Siliwangi sebagai pengganti YPTB seperti tersurat dalam Surat Keputusan No. Skep/27/YKS/VIII-A/10/1980. Perubahan nama ini disahkan oleh Notaris Mohamad Adam, S.H.

Reporter: Ki Medi

Editor: Red1

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: