BPN Kabupaten Bogor Bungkam Saat Dimintai Keterangan Terkait Sengketa Tanah di Perumahan Amara Village Parungpanjang

Gedung BPN (Badan Pertanahan Nasional) di Jalan Tegar Beriman Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (8/12/2022) (Doc : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Bogor terkesan bungkam saat dimintai keterangan mengenai beredarnya isu mengenai penyerobotan tanah PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum) di Perumahan Amara Village Desa Kabasiran dari milik PT. Mitra Kreasi Griya Parungpanjang Kabupaten Bogor dari sarana nomor tanah 29 ukuran 4.716 meter persegi.

Saat wartawan kupasmerdeka.com mendatangi Gedung BPN Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman Cibinong Kabupaten Bogor pada hari Kamis (8/12), hasilnya, Kepala BPN Kabupaten Bogor Yan Septe­dyas maupun Humasnya enggan untuk menemui awak media. Satu stafnya yang menemui dan ia mengatakan pimpinan tidak bisa ditemui dan harus janji terlebih dahulu.

“Maaf pak, sudah janjian belum ? kalau belum janjian dahulu sama bapak, saat ini bapak lagi rapat, tidak tau kapan selesainya, dan kemungkinan tidak bisa ditemui,” ujar salah satu staf kepala BPN Kabupaten Bogor Yan Septe­dyas.

Bahkan, Kabid (Kepala Bidang) BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Bogor WR. Pelitawan mengakui kepada wartawan kupasmerdeka.com Selasa pagi 6 Desember 2022, membuka rapat “Pembahasan tindak lanjut tanah PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum) Perumahan Griya Parungpanjang” namun, BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Bogor tidak datang di rapat yang kedua kalinya di Gedung BPKAD.

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: