Sudah Digarap Sejak 2013, Bupati Teluk Bintuni Harap Proyek Pembangunan Kawasan Teluk Bintuni Beroperasi Pada Triwulan III 2024

Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Selasa 28/6/2022 (dok. KP2IT)
Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Selasa 28/6/2022 (dok. KP2IT)

PAPUA (KM) – Proyek pembangunan kawasan Teluk Bintuni yang berlokasi di Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat sudah berjalan sejak tahun 2013 dan merupakan salah satu proyek strategis prioritas nasional.

Oleh karena itu, melalui keterangan pers yang diterima KM 28/6, Bupati Bintuni berharap agar operasional di triwulan III tahun 2024 mendatang dapat terlaksana dengan lancar.

“Pengembangan industri methanol dan turunannya termasuk pembangunan petrokimia di lahan 2.112 Ha sudah ditetapkan dan diatur dalam Peraturan Presiden no.18 tahun 2020 tentang RPJMB 2020-2024,” kata Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw.

“Penetapan lokasi Kawasan Industri Teluk Bintuni sudah dilakukan dan dilaksanakan oleh Kementerian Perindustrian, BAPPENAS, SUCOFINDO dan PT. PUPUK INDONESIA, dan hasil penetapan tersebut telah dimuat dalam dokumen Feasibility Study (FS) pada tahun 2013,” lanjutnya.

Bupati Bintuni juga menerangkan bahwa proyek prioritas strategi nasional adalah Major Project

Advertisement
(prioritas utama) yang diharapkan dapat beroperasi pada triwulan III 2024, sehingga percepatan pelaksanaan proyek tersebut menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Penetapan rencana pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni dipandang sangat strategis, karena Kabupaten Teluk Bintuni memiliki sumber daya alam migas, di mana dokumen AMDAL Plan Of Development (POD) akan dialokasikan ke kawasan industri Onar Sumuri Teluk Bintuni,” jelasnya.

Untuk mendukung proyek strategis kawasan industri Teluk Bintuni, pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni telah membangun pusat pelatihan tehnik industri dan migas yang berstandar internasional dan sudah menghasilkan lebih dari 900 tenaga semi skill di bidang welder, pipefitter, electrical, rigger dan mechanical di mana alumninya telah bekerja di beberapa perusahaan migas.

“Kami berharap agar pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni dapat terus berlanjut dan beroperasi pada tahun 2024 di triwulan ketiga,” pungkasnya.

Reporter : HSMY

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: