TBM Adwa Adiba Depok: “Bucin Kerap Kecohkan Fokus Remaja, Bonus Demografi Bisa Jadi Beban Demografi”

DEPOK (KM) – Taman Baca Masyarakat (TBM) Adwa Adiba menggelar bincang santai bertema “Aku, Kamu, Kita”, bertempat di Jalan Swadaya No. 39, Bakti Abri, Depok. Acara tersebut menghadirkan Duta Genre Putra Kota Depok 2021, Muhammad Syafiq Rozin, sebagai pemateri, Minggu 27/3.

Adapun kegiatan yang digelar tersebut dilatarbelakangi oleh keresahan Tuti Purwani selaku pengurus TBM Adwa Adiba terhadap permasalahan remaja sekitar.

Tuti menerangkan, pentingnya remaja saat ini untuk mampu mengenal bakat dan karakter dirinya sendiri serta melihat lebih jauh cita-cita yang ingin diraihnya. Namun menurutnya, permasalahan remaja seperti percintaan di usia dini dan keterlambatan dalam mengenal diri menjadi faktor pembias fokus remaja masa kini.

“Mereka sampai benar-benar melawan orang tua. Lebih memilih pacarnya gitu kan. Nanti ketika sudah terjadi satu dan lain hal baru pulang balik ke orang tuanya lagi,” ujarnya.

“Bucin itu mengalahkan logika gitu ya. Jadi gimana caranya supaya kita kembalikan fokusnya,” ungkap Tuti kepada Kupasmerdeka.com (27/3).

“Termasuk ada anak yang menolak dewasa walaupun sudah banyak perubahan. Walaupun dari orang tua sudah mulai mengajarkan sudah mulai mengarahkan kayak gitu,” tambah Tuti.

Dalam acara tersebut, masing-masing remaja membuat gambar tangan kemudian menuliskan nama, kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal tersebut bertujuan agar para remaja dapat mengenal diri sendiri dan tujuan ke depan dalam menggapai cita-cita.

Sementara itu, Muhammad Syafiq Rozin dalam paparan materinya menjelaskan bahwa remaja yang berkualitas ialah remaja yang dapat mengenal diri sendiri. Syafiq menegaskan, remaja saat ini merupakan masa-masa emas untuk menjadi generasi penerus untuk bangsa ini.

Advertisement

“Kita di Indonesia akan sampai pada puncak bonus demografi. Ketika remaja tidak berkualitas, itu tidak menjadi bonus, malah menjadi beban demografi gitu,” jelasnya.

“Program genre itu diluncurkan untuk membuat remaja lebih siap menghadapi kehidupan, terutama untuk menghadapi fase berkeluarga,” ulasnya.

Dengan program genre tersebut, diharapkan terlahirlah masyarakat yang lebih baik dari hasil penyatuan dua insan.

“Yang kemudian secara jangka panjang akan melahirkan masyarakat yang berkualitas. Maka ada slogan saatnya yang muda yang berencana,” lanjutnya.

Mahasiswa Sastra Arab di Universitas Indonesia ini juga mengapresiasi TBM Adwa Adiba yang memiliki banyak kegiatan variatif untuk anak-anak dan remaja. Menurut Syafiq, lingkungan seperti ini penting sekali untuk kemajuan generasi muda Indonesia.

Syafiq lantas menyarankan agar TBM Adwa Adiba juga mengundang Abang-Mpok kota Depok, Duta Baca Kota Depok dan Jawa Barat, serta tokoh-tokoh yang bisa menyampaikan edukasi kepada anak-anak di sini.

Hal tersebut juga dimaksudkan agar bagaimana remaja bisa bersosialisasi, bisa membaca masa depan.

“Karena penting sekali temen-temen mempunyai support sistem seperti ini, mempunyai lingkungan yang baik sehingga teman-teman bisa mendapatkan narasi yang selalu positif sehingga teman-teman remaja bisa menjadi remaja berkualitas seperti yang dicanangkan oleh program genre,” pungkasnya.

Reporter: Elok, Alfa

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: