Duh! Perumahan Elit Di Bekasi ini Rawan Maling, Warga Minta Pengembang Perketat Keamanan

BEKASI (KM) – Perumahan Elite Grand Wisata, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dalam setahun terakhir menjadi salah satu sasaran dari maraknya aksi pencurian.

Salah seorang warga perumahan, Arip, mengatakan dalam kurun waktu setahun ini sudah beberapa kali terjadi pencurian di beberapa cluster yang berada di perumahan Grand Wisata Bekasi.

“Terakhir di cluster Cherry Ville tempat saya tinggal, pada tanggal 01 November 2021 kemarin. Pelaku membawa kabur sepeda 2 unit, dan berhasil ditangkap saat hendak kabur,” jelas Arip kepada kupasmerdeka.com.

Arip menuturkan, pelaku pencurian sudah diamankan ke kantor Damkar Grand Wisata dan diserahkan ke Polsek Tambun.

Sementara itu, Syamri Dinata, Ketua FKW- GW (Forum Komunikasi Warga Grand Wisata) turut membenarkan kejadian pencurian tersebut.

“Iya benar, sdah beberapa kali telah terjadi pencurian di perumahan Grand Wisata, diantaranya Cluster yang pernah kemalingan tahun ini Cherry ville, West, Festive, Celebrecen Twon dan Celebrecen Garden itu informasinya yang sampai ke saya,” kata Syamri saat dihubungi kupasmerdeka.com, Selasa, 16/11.

“Ada beberapa jenis yang berhasil dibawa kabur pencuri, seperti motor, sepeda, dan burung. Mengenai kejadian ini sudah kita rapatkan ke pihak management estate untuk lebih diketatkan lagi keamanannya yang dibantu oleh pihak dari kepolisian untuk berpatroli. Tapi karena perumahan Grand Wisata akses jalannya terbuka, pencuri lebih pintar cari waktu yang tepat untuk menjalankan aksinya,” jelasnya.

“Saya mewakili warga Grand Wisata meminta agar pemasangan CCTV khususnya di titik-titik rawan cepat terealisasi, yang sudah kami ajukan sejak lama. Sementara keberadaan CCTV hanya di pintu masuk setiap cluster,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, kupasmerdeka.com masih berusaha untuk melakukan konfirmasi ke pihak pengembang.

Reporter: Mon

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*