Pemkot Bogor Lanjutkan Lelang Proyek Alun-Alun, Aktivis: “Lebih Baik Anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat”

Plaza Kapten Muslihat atau Taman Topi, yang menjadi lokasi Alun-alun Kota Bogor (dok. bogorOnline.com)
Plaza Kapten Muslihat atau Taman Topi, yang menjadi lokasi Alun-alun Kota Bogor (dok. bogorOnline.com)

BOGOR (KM) – Proses lelang proyek pembangunan Alun-alun Kota Bogor kini telah berjalan. Proyek dengan nilai pagu sebesar Rp14,2 miliar tersebut ditargetkan sudah ada pemenangnya pada 18 Mei 2021 mendatang.

Proyek yang berlokasi di eks Taman Topi tersebut sudah tayang lelang pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor. Besarnya anggaran yang dialokasikan terhadap proyek itu serta waktu pelaksanaannya di tengah pandemi menuai kecaman kalangan aktivis.

“Di saat semua masyarakat kecil di Kota Bogor khususnya berjuang dalam menghadapi pandemi covid-19, tanpa rasa malu Pemkot Bogor dengan ambisiusnya membuka lelang mega proyek Alun-alun Kota Bogor. Nilai pagu sebesar Rp14,2 miliar untuk proyek tersebut tentunya sangat melukai masyarakat Kota Bogor,” ungkap Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) Bogor Hendi, kepada awak media, Rabu 5/5.

“Ya Pemkot Bogor jangan terlalu ngotot membangun alun-alun di situasi pandemi covid-19 ini, karena ada yang lebih penting selain pembangunan di masa pandemi. Selain pembangunan, anggaran dapat dimanfaatkan untuk menunjang pemulihan ekonomi masyarakat Kota Bogor dalam penangan covid-19, itu akan lebih konkret dan sangat terasa bagi masyarakat,” ujar Hendi.

Pemkot Bogor, lanjut Hendi, seharusnya bisa melihat situasi di tengah pandemi covid-19. Menurutnya, anggaran tersebut sebaiknya direcofusing untuk bantuan sosial kepada masyarakat Kota Bogor. “Nah itu yang lebih terasa manfaatnya di situasi seperti ini,” katanya.

“Untuk itu, kami meminta Pemkot Bogor agar bisa mempertimbangkan keputusannya lebih matang, dan memperhatikan lebih penting mana pembangunan atau masyarakatnya,” pungkas Hendi, yang juga menjabat Presidium Nasional BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Zona III DKI Jakarta Jawa Barat dan Banten.

Reporter: Ki Medi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: