Polresta Bogor Kota Kerahkan 15.000 Personil untuk Monitor Pemudik

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat rapat evaluasi penanganan covid-19 Kota Bogor, Senin 26/4/2021 (dok. KM)
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat rapat evaluasi penanganan covid-19 Kota Bogor, Senin 26/4/2021 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dalam mengantisipasi pemudik dari berbagai daerah yang masuk ke Kota Bogor di Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 mendatang, Polresta Bogor Kota menyiagakan 15 ribu personil gabungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik lokasi.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, telah dibentuk tim kewaspadaan pemudik dan pendatang dengan jumlah personil 15 ribu orang.

“Ya tim yang disiagakan 15 ribu orang, berasal dari petugas gabungan untuk memonitor para pemudik. Petugas akan diturunkan menjaring dan memonitor pergerakan pemudik di seluruh Kota Bogor,” ungkap Kapolresta usai rapat evaluasi penanganan covid-19 bersama Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Bogor di kantor Satgas Covid-19, gedung eks DPRD, Jalan Kapten Muslihat, Senin 26/4.

“Dan sanksi juga akan diberikan kepada pelanggar, sebagai bentuk untuk menekan bagi para pemudik yang memaksakan diri masuk ke Kota Bogor,” tambah Kapolresta.

Susatyo juga menyampaikan, Kota Bogor boleh dilintasi pemudik tetapi tidak diperbolehkan pemudik masuk ke Kota Bogor. “Ya petugas akan melakukan pemantauan dan pengawasan baik secara makro maupun mikro. Kerjasama juga dilakukan bersama Satgas Covid-19 Kota Bogor dalam pelaksanaan nanti,” tutur Susatyo

Advertisement

Lebih lanjut Susatyo mengatakan, pendekatan juga dilakukan di sejumlah titik lokasi. Ada 6 titik penyekatan dan check point di terminal dan stasiun menjelang Idul Fitri, tepatnya dimulai tanggal 6 Mei mendatang. Petugas khusus juga disiagakan menggunakan mobil patroli, untuk memonitor angkutan gelap atau kendaraan pribadi yang digunakan untuk sarana mudik dan itupun akan menjadi obyek pemeriksaan petugas.

“Jadi ingat ada zonasi Jabodetabek diperbolehkan mudik lokal, pelat F yang berakhiran S dan Z akan diprioritaskan pengetatan karena berasal dari wilayah Cianjur dan Sukabumi,” katanya.

“Hotel-hotel penginapan juga akan diperketat dalam menerima tamu dan semua harus dilengkapi dengan bukti rapid test. Penyekatan akan dilakukan mulai tanggal 6 Mei, tetapi persiapan mulai dilakukan dalam minggu ini,” tutup Kapolresta.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: