Kibarkan Bendera Lusuh, Puskesmas Pembantu Desa Sipaku Area Tuai Kecaman

Bendera Merah Putih yang kusam dan koyak berkibar di halaman Kantor UPTD Pukesmas Pembantu Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan (dok. KM)
Bendera Merah Putih yang kusam dan koyak berkibar di halaman Kantor UPTD Pukesmas Pembantu Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan (dok. KM)

ASAHAN (KM) – UPTD Pukesmas Pembantu Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, tidak memberi contoh yang baik lantaran mengibarkan bendera Merah Putih yang tidak layak. Bendera kebangsaan itu dikibarkan dalam keadaan robek dan kusam.

Deva, salah seorang pengendara yang sedang melintas di daerah itu, mengaku risih melihat bendera itu. Menurutnya, tak pantas sebuah kantor pemerintah memasang bendera yang sudah robek, kusam dan penuh noda bercak.

“Iya jelek kalila pulak bedera tu ya. Masak begitu. Kayak tak hormat dengan bendera kebangsaan kita, ” ujarnya saat dimintai komentar.

Dalam pantauan KM, bendera Merah Putih itu terlihat kusam dan bernoda pada sebagian sisinya dan koyak pada pinggiran ujungnya.

“Seharusnya, sebagai lembaga di bawah naungan pemerintahan, dapat menjadi corong untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghormatan kepada Bendera Sang Saka Merah Putih,” tambahnya.

“Jangan bilang kelalaian, sehingga membiarkan pengibaran Bendera Merah Putih dalam keadaan tidak layak menjadi rutinitas yang dianggap hal biasa selama ini. Pembiaran ini justru bukan menunjukkan sikap nasionalisme penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekan bagi seluruh rakyat Indonesia,” sebutnya.

Advertisement

Sementara itu seperti tertulis di dalam Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan serta Lagu Kebangsaan, pengibaran Bendera Merah Putih yang kusam dan koyak dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000 (seratus juta rupiah), sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 24 huruf c.

Aulia, Bidan Desa yang tinggal di kantor UPTD Pukesmas Pembantu Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya tahu jika bendera tersebut tidak layak dipasang dan akan segera menggantinya.

“Kami sudah tahu bang bendera Merah putih yang terpasang di depan kantor sudah kusam dan koyak. Maka kami akan segera menggantinya dengan yang baru, karena memang belum sempat waktunya untuk dipasang,” sebutnya.

“Tidak ada niat kami untuk melakukan pembiaran atas penaikan bendera Merah Putih yang kusam dan koyak di halaman kantor UPTD Pukesmas Pembantu Desa Sipaku Area ini,” pungkasnya.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: