Kejari Kabupaten Bogor: “Pemanfaatan DD yang tidak Sesuai Peruntukan adalah Pelanggaran Hukum”

Ilustrasi Penyalahgunaan Dana Desa
Ilustrasi Penyalahgunaan Dana Desa

BOGOR (KM) – Penyelewengan dan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD) yang tidak sesuai dengan peruntukannya hingga menimbulkan kerugian negara dikategorikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor Juanda.

“Jika penggunaan ADD/DD yang tidak sesuai peruntukannya hingga menimbulkan kerugian negara, itu merupakan perbuatan melanggar hukum,” ungkap Juanda kepada kupasmerdeka.com, Senin 8/2.

Namun perihal adanya dugaan penyalahgunaan DD di Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor, Juanda belum ingin berkomentar.

“Ya kita (Kejari) belum bisa komentar, karena itu masih dalam ranah pemberitaan,” ujar Juanda.

Advertisement

“Yang pasti jika ada penggunaan ADD/DD yang tidak sesuai peruntukannya hingga menimbulkan kerugian negara, merupakan perbuatan melanggar hukum,” pungkas Juanda.

Sebelumnya diberitakan tentang dugaan penyelewengan Dana Desa tahun 2020 di Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor oleh Kepala Desa setempat.

Menurut informasi yang dihimpun kupasmerdeka.com dari beberapa sumber, ada laporan penggunaan DD tahun 2020 yang digunakan untuk kepentingan pribadi Kades Cinangneng dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Uang tersebut dikabarkan digunakan untuk pembayaran utang pribadi Kades.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*