Proyek Paving Block KOTAKU di Bantarjati Dikeluhkan Warga

Program KOTAKU Di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor (dok. KM)
Program KOTAKU Di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pengerjaan proyek dari program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) 2020 di wilayah Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dikecam warga. Pemasangan paving block sepanjang 145 meter dituding warga dilakukan tanpa izin dan informasi yang benar karena masuk pada area tanah milik pribadi warga.

Baik pihak pelaksana maupun pengurus wilayah dituding tidak berkomunikasi tentang status lahan milik warga jika nanti akan digunakan untuk keperluan pribadi.

“Ya bila mana suatu saat pemilik tanah akan mempergunakan hak tanahnya, bisa dibongkar kembali atau tidak. Karena tidak pernah diberikan penjelasan yang benar bagaimana ke depannya pekerjaan sarana dan prasarana (Sapras) di lahan ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya kepada awak media, Selasa 24/11.

Advertisement

“Jadi ini pembangunan jalan sapras sekedar sementara, tidak untuk selamanya atau bagaimana,” tambahnya.

Ia juga mengklaim bahwa pihak Kelurahan selaku aparatur daerah belum meninjau, apalagi kepada warga pemilik tanah.

“Ya belum ada pihak manapun yang memberikan penjelasan bagaimana status pekerjaan ini nanti ke depannya bagi pemilik lahan atau tanah,” katanya.

“Jadi sapras ini untuk kepentingan warga, tidak mungkin dibongkar kembali. Sekarang bagaimana dengan kejelasan dari warga pemilik tanah?” tutupnya.

Diketahui program KOTAKU PWK di Bantarjati itu meliputi kegiatan pemasangan drainase U-ditch 30 sepanjang 185 meter, 100 meter dan 200 meter, paving blok 145 meter, dan gerobak sampah 4 unit, dengan total anggaran tahun 2020 lebih dari Rp400.000.000.

Reporter: RAJIV
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*