“Serangan Fajar” Korem Wijayakusuma Buat Warga Banyumas Menangis, Ada Apa?

(dok. KM)
(dok. KM)

BANYUMAS (KM) – Sejumlah prajurit dari Korem 071/Wijayakusuma melakukan “serangan fajar” terhadap warga Kecamatan Sokaraja dan Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Senin pagi 5/10. Namun, “serangan” tersebut bukanlah serangan kekerasan, melainkan kunjungan dengan pembagian sembako, yang justru menyisakan kesan positif bagi warga.

Di hari ulang tahun TNI ke-75 ini, Korem Wijayakusuma memperlihatkan sikap peduli dengan kesulitan yang dialami oleh masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi covid-19 saat ini.

Banyak kesan tersendiri yang disampaikan segenap warga penerima sembako dalam “Serangan Fajar Korem 071/Wijayakusuma Berbagi Sembako”, yang terlihat saat para penerima terharu dan hanyut dalam bahagia. Beberapa dari mereka tampak terkejut bahkan mata berkaca-kaca melihat apa yang mereka terima pagi itu.

Salah satunya, Ibu Rusminah (55), warga RT 03 RW 02 Desa Sokaraja Kidul Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, yang harus menanggung beban hidup untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari keluarganya.

Dengan rasa haru dan mata berkaca-kaca ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang telah perhatian dan membantu dengan memberi sembako kepadanya. Dengan perasaan haru, seraya meneteskan air mata, Ibu Rusminah menerima langsung paket sembako dari Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin.
Maturnuwun sanget Pak TNI Korem 071/Wijayakusuma, sampun paringi bantuan sembako kanggo kulo. Mugi-mugi, TNI tetep jaya lan tetep mengayomi rakyat. Kulo bangga kalih TNI, selamet ulang tahun, nggih pak,” ungkap Ibu Rusminah dalam bahasa Mbanyumasannya.

Selain Ibu Rusminah, rasa haru dan bahagia juga diungkapkan oleh bapak Sarno (57), warga Desa Sekaraja Kidul yang juga menerima sembako.
Maturnuwun sanget

Advertisement
bapak TNI. Selamat Ulang Tahun TNI, saya bangga punya TNI yang selalu hadir mengayomi di tengah-tengah masyarakat. Semoga selalu dipercaya masyarakat, selamat ulang tahun, nggih pak…”, imbuhnya.

“Apa yang disampaikan warga tersebut, sebagai ungkapan perasaan terdalam dari lubuk hati mereka warga masyarakat terdampak pandemi covid-19 yang hingga saat ini masih kesulitan memenuhi ekonominya. Karenanya, kami prajurit TNI Korem 071/Wijayakusuma terpanggil untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat,” terang Danrem saat memimpin Serangan Fajar Berbagi Sembako kepada masyarakat di lingkungan sekitar Makorem 071/Wijayakusuma.

Dikatakan wong Mbanyumas ini, sebagai bagian dari masyarakat, prajurit Korem 071/Wijayakusuma turut prihatin dengan kondisi saat ini akibat mewabahnya pandemi covid-19, sehingga masyarakat turut terkena imbasnya, kondisi perekonomian mereka berkurang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Kegiatan ini merupakan kontribusi kami untuk ikut membantu meringankan beban hidup dan mengatasi kesulitan masyarakat seperti sekarang ini,” paparnya.

“Kegiatan ini adalah sebagai wujud nyata bahwa TNI hadir di tengah-tengah masyarakat dan sebagai bentuk rasa kepedulian kita terhadap sesama,” tuturnya.

“Kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya, karena selain kita bersilaturahmi, juga untuk memberikan motivasi semangat kepada mereka masyarakat yang terdampak akibat mewabahnya Pandemi Covid-19 ini untuk tetap berkarya,” ungkapnya.

Diungkapkan, mewabahnya pandemi covid-19, berdampak sosial bagi masyarakat khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. “Karenanya, kita bagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu. Dengan harapan, dapat sedikit membantu meringankan beban guna menambah kebutuhan keluarga mereka, semoga bermanfaat,” pungkasnya.

Reporter: Red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*