Di Bondongan Bogor Selatan, Proses PTSL “Nyangkut” 2 Tahun Setelah Pungut Biaya Hingga Rp1,2 Juta

Warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, di kantor Kelurahan Bondongan, Kamis 3/9/2020 (dok. KM)
Warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, di kantor Kelurahan Bondongan, Kamis 3/9/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Mempertanyakan sertifikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun, puluhan warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendatangi Kantor Kelurahan Bondongan, Kamis 3/9.

“Ini sudah lebih dari 2 tahun proses PTSL di Kelurahan Bondongan, namun hingga hari ini warga tidak mendapatkan kejelasan hasilnya seperti apa,” ungkap perwakilan warga Bondongan, Hasan, kepada awak media saat di Kantor Kelurahan Bondongan.

“Ya kami bertanya-tanya baik kepada Ketua RW di wilayah dan juga pihak Kelurahan, namun selalu dijawab tunggu saja,” tambah Hasan.

Hasan menuturkan, PTSL di Kecamatan Bogor Selatan dimulai sejak sekitar tahun 2017 lalu, maka warga sekarang ini menanyakan kepada pihak Kelurahan bagaimana prosesnya.

Advertisement

“Ya jika tidak bisa jadi sertifikat di program PTSL ini, sampaikan saja ke warga, jadi warga tidak bertanya-tanya terus,” jelas Hasan.

Hal senada disampaikan warga RW 05 Kelurahan Bondongan, Desi. “Kami warga saat ini sepakat jika memang sertifikat program PTSL ini tidak bisa, maka kami meminta kembali berkas dan biaya yang sudah dikeluarkan.”

“Ya kami sepakat, jika tidak bisa berkas dan biaya warga yang sudah diberikan untuk dikembalikan, biaya yang di keluarkan variatif, ada yang Rp1,2 juta, Rp500 ribu,” jelas Desi.

Hingga berita ini ditayangkan, warga masih berdiskusi dengan pihak Kelurahan Bondongan.

Reporter: Rajiv
Editor:HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*