Tiga Legislator Siap Perebutkan Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor

Kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor (dok. KM)
Kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Hiruk pikuk persaingan dalam suksesi kepemimpinan Partai Golkar Kota Bogor kian nyaring terdengar. Kini sejumlah kader partai yang bertengger di gedung dewan mulai terang-terangan mengungkapkan niat mereka untuk ikut dalam pertarungan.

Dari lima orang anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor, tiga diantaranya mengaku siap maju sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Bogor saat penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) ke X pada 29 Agustus nanti. Mereka adalah Heri Cahyono, M Rusli Prihatevy, dan Eka Wardhana.

“Insya Allah saya sudah siap lahir batin maju menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor,” ujar M. Rusli Prihatevy yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Bogor, kepada awak media, Rabu 23/7.

Rusli menyatakan bahwa niatnya ikut bersaing dalam Musda ke X nanti “semata-mata ingin menjadi bagian untuk membesarkan kembali Golkar di Kota Bogor.”

Jika terpilih nanti, Rusli berjanji bakal membawa Golkar “lebih progresif”. “Saya mau Golkar kembali meraih kursi terbanyak seperti sebelumnya,” tegasnya.

Sejauh ini, Rusli memang kerap disebut sebagai salah satu rising star dalam kancah politik kota hujan. Karir politik tokoh muda Golkar ini terbilang cemerlang.

Pada Pemilihan Legislatif 2019 lalu, Rusli mampu meraup suara terbanyak di antara seluruh pesaingnya di daerah pemilihan III, Bogor Selatan. Guna memuluskan langkahnya di Musda nanti, Rusli mengaku tengah berkonsolidasi ke seluruh unsur lapisan partai.

“Ya intinya menjaga silaturahmi. Saya berharap dinamika partai yang berlangsung saat ini berjalan sehat dan elegan. Sebab itulah yang membuat Golkar tetap menjadi partai besar dan dicintai masyarakat,” tegasnya

Pernyataan kesiapan Rusli untuk ikut bertarung merebut dalam arena Musda Golkar ke X rupanya berhasil menghidupkan dinamika politik internal partai. Terbukti, sejawatnya di fraksi, Eka Wardhana mulai ikut bersuara. Eka yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bogor mengaku siap ambil bagian dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bogor nanti.

Advertisement

“Jika saya mendapatkan amanat itu, kenapa tidak? Insya Allah saya siap maju,” tegas Eka.

Sejauh ini, Eka mengaku belum melakukan banyak hal terkait persiapan dirinya ikut dalam arena Musda. Politisi gaek itu justru menunggu ‘wangsit’ dari grassroot.

“Akan elok jika kader yang menginginkan. Jadi konsolidasi saya sejauh ini masih biasa-biasa saja,” jelas politikus yang sudah dua periode menjabat wakil rakyat tersebut.

Selain Rusli dan Eka, wajah lama seperti Heri Cahyono juga akan kembali ambil bagian dalam pemilihan ketua di musda nanti. Meski belum mau buka-bukaan, Heri dikabarkan aktif turun dan berkomunikasi dengan para pengurus kelurahan dan kecamatan. Saat dimintai konfirmasi soal hal ini, Heri enggan berkomentar.

Seperti diketahui, pengurus DPD Partai Golkar Kota Bogor siap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke X pada 29 Agustus.
Sejumlah agenda penting dibahas dalam forum tertinggi itu. Salah satunya pemilihan ketua. Ada 12 pemilik suara sah yang akan menentukan siapa nahkoda selanjutnya. Yakni, enam pengurus kecamatan, pengurus DPD Provinsi Jawa Barat, pengurus DPD Kota Bogor demisioner, beberapa organisasi pendiri partai dan sayap partai.

“Dinamika politik yang saat ini berlangsung masih terbilang sehat. Dan itu harus terus berlangsung hingga musda nanti,” jelas singkat Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*