Aktivis Desak Kejari Kota Bogor “Tidak Melempem” Usut Dugaan Korupsi di Balik Program “Sekolah Ibu”

(dok. Radar Bogor)
(dok. Radar Bogor)

BOGOR (KM) – Program Sekolah Ibu, kegiatan yang digaungkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sejak tahun 2017, dikabarkan tengah dalam pemeriksaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. Hal tersebut lantas menjadi sorotan publik.

Berdasarkan informasi terakhir, Kejari Kota Bogor telah mengambil dokumen/berkas terkait program Sekolah Ibu di seluruh kelurahan di Kecamatan Bogor Timur dan Bogor Selatan, beberapa waktu lalu.

Ketua “Gerakan Perjuangan Masyarakat dan Mahasiswa” (GERPAMMA) Fatarizky berharap Kejari Kota Bogor “jangan melempem” untuk mengusut tuntas indikasi korupsi uang negara dalam program Sekolah Ibu.

“Dimana pada tahun 2018, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,8 miliar. Sementara di 2019 angkanya naik menjadi Rp10,2 miliar, ya ini anggaran bernilai fantastis hingga mencapai dua kali lipat,” ungkap Fata kepada kupasmerdeka.com, Kamis 23/7.

“Korps Adhyaksa harus serius dan jangan lemah untuk mengungkap dugaan penyimpangan dana tersebut,” tambah Fata.

Selain penyelewengan anggaran negara, menurutnya, legislator perlu mengevaluasi rangkaian kurikulum Sekolah Ibu itu sendiri, mengingat impact

Advertisement
dari program tersebut “belum memberikan perubahan yang signifikan dalam kehidupan berkeluarga, dengan meningkatnya angka perceraian di Kota Bogor saat ini.”

“Menguaknya korupsi dana BOS, yang sudah [menjerat] 7 tersangka oleh Kejari Kota Bogor, maka keseriusan untuk mengungkap program Sekolah Ibu sangat diharapkan oleh publik saat ini,” tambah Fata.

” Ya profesionalitas dan integritas kinerja Kejari Kota Bogor untuk segera mengungkap indikasi adanya penyimpangan dana program Sekolah Ibu sangat dinantikan oleh semua elemen masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, program Sekolah Ibu saat 2018 lalu sempat berpolemik lantaran dinilai DPRD Kota Bogor tidak terlalu menyentuh kepada masyarakat. Pemerintah sendiri akhirnya menerbitkan regulasi melalui Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Sekolah Ibu, yang ditetapkan pada 28 Januari 2019.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*