Wisata Sungai Gagak, Bukti Kreativitas Pemuda Desa Koto Mesjid Kampar

Air terjus di Sungai Kampar, Desa Koto Mesjid, Kampar, Riau (stock)
Air terjus di Sungai Kampar, Desa Koto Mesjid, Kampar, Riau (stock)

KAMPAR, RIAU (KM) – Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar adalah peraih desa wisata terbaik kedua di Provinsi Riau, dan sekarang tidak hentinya untuk berinovasi dalam sektor kepariwisataan. Salah satu destinasi baru yang ada di sana ialah Sungai Gagak.

Wisata Sungai Gagak dimotori oleh para pemuda kreatif yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) “Pemuda Kompak”, dan menjadi harapan baru bagi para pemuda Koto Mesjid dalam menuangkan kreatifitas.

Ketua pokdarwis Pemuda Kompak, Rizki Hidayat, adalah salah satu yang aktif dalam mempromosikan giat sadar wisata di daerahnya, bersama kelompoknya yang semuanya pemuda dari mulai usia 18 tahun.

“Di sini kami hadir sebagai motor penggerak pemuda desa agar sadar akan potensi dan kearifan lokal yang ada, dan alhamdulillah salah satunya Sungai Gagak sudah membuahkan hasil, baik dari segi komersil maupun pembangunan mental wirausaha pemuda desa, dan kami mulai buka Sungai Gagak [sudah] lima bulan terhitung sejak Januari dengan bermodalkan swadaya seluruh pemuda dan pihak terkait seperti pemerintah desa maupun donatur dan bermodalkan semangat pemuda,” papar Rizki.

Sungai Gagak sendiri adalah pemandian dengan air terjun yang bertingkat tujuh. Sesampai di sana, banyak yang mengatakan bahwa suasana alamnya sudah tidak seperti di Koto Mesjid.

“Suasana alam yang sejuk dan tenang menjadi salah satu daya tarik pengunjung,” tambah Rizki.

Advertisement

Terhitung sejak Januari sampai Juni, pengunjung yang datang sudah ada 2.500 pengunjung baik domestik maupun mancanegara dan tidak lupa dalam kurun waktu 4 bulan, 3 stasiun televisi nasional sudah datang meliput dengan berbagai jenis acara.

“Iya, kemarin terakhir sebelum pandemi, ‘Si Bolang’ Trans 7 pun shooting di sini,” ungkap pemuda 24 tahun ini.

Rizki bersama dengan teman-temannya berharap nanti ada pihak yang bisa membuat kerja sama untuk pengembangan baik dari swasta maupun pemerintah.

“Untuk sekarang target pasarnya adalah anak muda yang hobi travelling alam, komunitas-komunitas dan keluarga yang ingin bersantai dengan nuansa alamiah,” tutur Rizki.

“Ya, yang namanya wisata air terjun treknya agak menantang ya, cuma visi kelompok adalah mewujudkan wisata alam air terjun pertama di Kabupaten Kampar yang bisa diakses oleh seluruh kalangan, baik berwisata keluarga maupun minat khusus seperti jelajah alam dan lain-lain,” tutur Rizki lagi.

Kemudian Rizki membeberkan yang menjadi keluhan pengunjung ialah tempat parkir dan akses jalan yang susah dilalui oleh mobil.

“Keluhan pengunjung adalah parkir dan akses jalan yang agak sedikit susah ditempuh dengan mobil. apalagi kalau berpapasan dan ini menjadi PR bagi kami agar terus berbenah dan harapannya semoga ada pihak yang bisa membantu,” pungkasnya.

Reporter: Lisa Pelalawan
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*