Warga Kayumanis Tanah Sareal Keluhkan Ketidaktransparanan Pemerintah Kelurahan Terkait Kompensasi Banjir Akibat Proyek Tol BORR

Kondisi salah satu rumah warga di RT 02/02 Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor, yang terdampak banjir yang diduga akibat proyek Tol BORR, 17 Maret 2020 (dok. KM)
Kondisi salah satu rumah warga di RT 02/02 Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor, yang terdampak banjir yang diduga akibat proyek Tol BORR, 17 Maret 2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pembangunan jalan tol Lingkar Luar Bogor di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, diduga membuat saluran air tidak berjalan dengan maksimal sehingga menyebabkan banyak rumah warga di sejumlah daerah sekitar proyek tersebut terendam banjir pada bulan April lalu. Di antara kawasan yang terdampak adalah Kp. Cibadak Poncol, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Namun diduga dari pihak pemerintah Kelurahan Kayumanis tidak terbuka tentang pendataan warga yang kena dampak banjir untuk diajukan kepada pihak pelaksana proyek yaitu PT. Pembangunan Perumahan (PP), sehingga beberapa warga Kp. Cibadak Poncol masih ada yang tidak terdata. Klaim itu diutarakan oleh beberapa warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan kupasmerdeka.com Selasa 2/6.

“Dari data yang diajukan kepada Kelurahan Kayumanis untuk mediasi warga Kp. Cibadak Poncol RT 02 RW 02 sebayak lima keluarga, namun yang mendapatkan hanya dua keluarga, itu pun pihak Kelurahan tidak menjelaskan bahwa bantuan tersebut adalah dari pihak PT. PP,” ujar salah satu warga.

Advertisement

“Iya benar rumah saya mendapatkan musibah banjir akibat meluapnya jaringan irigasi, kejadian banjir ini sempat terjadi dua kali. Rumah saya aja terendam sampai lebih kurang 70 sentimeter sehingga barang-barang terendam banjir,” ucap warga lainnya.

Sementara itu Lurah Kayumanis, Hapid, mengatakan kepada wartawan kupasmerdeka.com ketika ditemui di kantornya bahwa pihak kelurahan hanya memediasi antara warga yang terdampak banjir dengan pihak PT. PP.

“Di Kelurahan Kayumanis yang terdampak akibat banjir di wilayah RW 01 RT 01 dan RT 01 RW 05, dan ada delapan orang penerima kompensasi dari pihak perusahaan PT. PP, ada yang berbentuk tunai ada juga yang berbentuk sembako, namun yang lebih jelasnya konfirmasi saja dengan pihak PT. PP kerena pihak perusahaan yang menyalurkan langsung ke penerima,” tegas Hapid.

Sementara penanggung jawab proyek dari PT. PP, Surya, saat dimintai keterangan melalui pesan singkat enggan memberi tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Reporter: Efri
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*