Warga Cijahe Bantah Kabar Protes Terhadap Aktivitas Gudang Dedek Bermuatan Kepentingan, Keluhkan Lagi Keberadaan Aparat Bersenpi

Gudang dedek yang berada di Jalan Cijahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)
Gudang dedek yang berada di Jalan Cijahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pernyataan keberatan warga Kelurahan Curug Mekar dan Cilendek Barat, Kota Bogor, dengan aktivitas gudang dedek yang berada di Jalan Cijahe merupakan “murni perjuangan” warga yang terdampak langsung. Hal tersebut disampaikan oleh tokoh pemuda Cijahe, Medi Jumhari.

“Perlu disampaikan bahwa gerakan ini tidak ada tendensi apapun, apalagi ditunggangi kepentingan pribadi atau kelompok. Pernyataan keberatan dari warga RT 01/01 Kelurahan Curug Mekar dan warga RT 03/013 Kelurahan Cilendek Barat terhadap aktivitas usaha gudang dedek tersebut murni perjuangan warga terhadap haknya,” ungkap Medi yang juga anggota Dewan Penasehat Gosali kepada KM, Selasa 16/6.

“Aparatur pemerintahan, dari mulai RT, RW, LPM sampai Kelurahan sudah maksimal membantu, namun disayangkan, terputusnya komunikasi yang baik antar warga dan pemilik atau pengusahanya,” tambah Medi.

Pria yang juga tokoh Gerakan Perjuangan Masyarakat Dan Mahasiswa (GERPAMMA) tersebut juga menyampaikan soal adanya rumor intervensi oknum aparat di posisi tertentu yang ikut campur dan membuat warga resah.

“Ya rumor di lapangan yang saya terima ada oknum aparat yang ikut-ikutan untuk mengintervensi warga dengan keberpihakan kepada pengusaha gudang tersebut semakin menambah resah warga,” ujar Medi.

Medi menuturkan, jika memang perizinan dari gudang tersebut benar, dan juga hal-hal terkait keinginan warga terdampak dapat dimusyawarahkan, “semua akan baik-baik saja, tidak akan terjadi gejolak di wilayah.”

Advertisement

“Izin perusahaan tersebut dibuat secara benar dan lebih dengan dialog serta musyawarah dengan warga, saya rasa semua akan baik seperti sebelumnya,” tutur Medi.

“Sebagai warga, saya berterima kasih kepada perusahaan pergudangan tersebut, karena ada juga kontribusi ke masyarakat Cijahe khususnya, baik acara sosial, hari besar Islam, sampai bantuan untuk pembangunan tempat ibadah serta juga perbaikan sarana dan prasarana dalam hal ini pengaspalan jalan.”

“Namun, saudara-saudara kami, warga yang terdampak langsung getaran dan sampai terjadi kerusakan dan retakan bangunan rumah, juga perlu dipertanggungjawabkan.”

Lebih lanjut Medi mengatakan, terkait peruntukan jalan lingkungan dengan adanya aktivitas truk dan angkutan pengangkut lainnya yang keluar masuk Jalan Cijahe perlu dikaji lagi.

“Ya ada juga warga yang mengeluhkan jangan pagi atau siang hari, karena banyak anak-anak di sekitar jalan. Dan satu lagi, warga juga yang mengeluhkan adanya aparat tertentu yang kadang-kadang berpakaian dinas dan bersenjata api yang sering ada di lokasi gudang,” pungkas Medi.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*