Terinspirasi Sulitnya Mudik, Emie Sukmasari Rilis Lagu ‘Kerinduan Syawal’

Emie Sukmasari, penyanyi asal Malaysia yang meniti karis di Padang, Sumatera Barat (dok. KM)
Emie Sukmasari, penyanyi asal Malaysia yang meniti karis di Padang, Sumatera Barat (dok. KM)

PADANG (KM) – Terhalangnya masyarakat perantau untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman bersama keluarga tercinta akibat pandemi Covid-19 yang tengah melanda hingga saat ini, menginspirasi Emie Sukmasari, pemuda asal Kota Bharu Kelantan membuat sebuah lagu yang berjudul ‘Kerinduan Syawal’, dan berhasil dirilis pada Sabtu, 30 Mei 2020 di IslamicTunesCloud.

Saat diwawancarai pada Sabtu (30/5), Emie Sukmasari mengatakan, “Lagu Kerinduan Syawal ditulis oleh saya sendiri, dan lirik di tulis oleh rekan saya, yaitu saudara M. Faisal. Lagu ini diinspirasikan melalui pengalaman seorang sahabat saya yang berada di perantauan yang ingin pulang menyambut lebaran di kampung halaman, namun terpaksa melupakan hasrat itu.”

“Lagu ini menceritakan tentang perasaan anak-anak perantau yang merindui keluarga tercinta dan tidak sabar untuk pulang menyambut Hari Raya Aidil Fitri di kampung halaman. Walaupun kita semua tahu, lebaran kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya, namun begitu, perasaan dan gambaran kita semua haruslah sama seperti lebaran sebelumnya. Maka melalui lagu ini, kita dapat membayangkan seolah-olah kita semua akan pulang menyambut lebaran di kampung halaman seperti biasa dan di sini kita berkongsi perasaan syukur, rindu dan sayu,” jelas Emie.

“Sambutan Aidil Fitri kali ini adalah sangat berbeda tidak seperti kebiasaannya. Namun, bukanlah satu penghalang untuk kita mengucap rasa syukur di hari kemenangan ini setelah sebulan Ramadhan. Walaupun ada di antara kita berjauhan dengan keluarga namun kita semua mampu berkongsi kemeriahannya dengan kecanggihan teknologi masa kini,” lanjut Emie.

Advertisement

Arrangement musik lagu Kerinduan Syawal disusun sendiri oleh saya dan proses rekaman dilakukan di studio SukmaSari Entertainment,” kata Emie yang bernama asli Zulhilmi Mohamad itu.

Selain bernyanyi, Emie juga aktif mengelola studio rekaman yang menangani aransemen musik, rekaman, dan membuat lagu.

“Alhamdulillah, lagu Kerinduan Syawal ini merupakan lagu berkonsep religi yang pertama daripada saya, sebab sebelum ini saya banyak keluarkan lagu lagu pop dan lagu-lagu daerah. Insya Allah, saya akan keluarkan lagi sebuah lagu yang berkonsepkan religi dalam masa terdekat ini. Lagu ini bertajuk Surat Untuk Tuhan dan kini dalam proses penghasilan musik video,” ungkapnya.

Selain mendapat kepuasan dari hasil karyanya, Emie berharap upayanya tersebut dapat memberi kebaikan serta meninggalkan kesan yang mendalam kepada masyarakat, kerana menurutnya lagu-lagu religi yang dibuatnya tersebut merupakan salah satu “terapi jiwa” yang membuat perasaan tenang.

“Mudah mudahan lagu terbaru saya ini menjadi titik permulaan untuk terus berkarya dalam lagu-lagu religi, karena menurut pandangan saya, lagu-lagu religi ini juga mudah mendapat tempat di hati lapisan pendengar, dan bait-bait melodi dan liriknya pun sering meniti di bibir masyarakat dari berbagai usia,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fadhli
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*