Ketua dan Anggota DPRD Kota Bogor Kecam Dugaan Pemungutan terhadap Pedagang Pedati-Seketeng, Desak BK Tindaklanjuti

Gedung DPRD Kota Bogor (stock)
Gedung DPRD Kota Bogor (stock)

BOGOR (KM) – Menanggapi kabar tentang adanya oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor yang diduga meminta kontribusi kepada para pedagang Jalan Pedati-Jalan Seketeng Kota Bogor, Ketua DPRD Atang Tristanto angkat bicara.

“Isu ini adalah masalah yang sangat serius. DPRD digaji oleh negara melalui pajak rakyat. Sudah merupakan kewajiban DPRD untuk mengawal konstitusi dan mengadvokasi aspirasi dari masyarakat,” ungkap Atang kepada KM, Sabtu 14/3.

“Apabila hal pemberitaan tersebut benar terjadi, ini merupakan tindakan yang keterlaluan dan melanggar kode etik DPRD,” tambah Atang.

Atang juga menyampaikan bahwa dugaan itu perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum agar proporsional. “Bila terbukti, kasih sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

“Jika ternyata tidak terbukti dan hanya isu yang sengaja dilempar orang yang tidak bertanggung jawab, maka harus ada klarifikasi dari pihak terkait serta rehabilitasi nama dan marwah lembaga DPRD,” tegas Atang.

Sementara Anggota DPRD Kota Bogor Partai Demokrat Dodi Setiawan meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD agar mendalami dugaan itu. “Secara tegas saya meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor segera bertindak tegas menindaklanjuti kabar tersebut.”

” Ini marwah wakil rakyat jangan sampai ternoda dengan perilaku oknum – oknum anggota DPRD sendiri,” ungkap Dodi.

“Saya juga meminta pada Ketua BK DPRD Kota Bogor untuk segera dan serius menangani kabar tersebut, agar jangan ada yang bertindak buruk dengan nama wakil rakyat di Kota Bogor.”

“Serta sudah meminta anggota BK DPRD dari Partai Demokrat, untuk segera bertindak dan secara serius dengan persoalan ini,” pungkas Dodi.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*