Tanah Adat dan Hak-hak OAP Di Papua Terus Diperjuangkan

Orang Asli Paniai mempersiapkan bahan pembangunan kantor Adat di Paniai (dok. KM)
Orang Asli Paniai mempersiapkan bahan pembangunan kantor Adat di Paniai (dok. KM)

PANIAI (KM) – Ketua Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat (YLSM PTPB), Servius Kedepa, mengatakan bahwa penyelamatan manusia dan tanah adat di Papua terus diupayakan dan diperjuangkan oleh pihaknya.

Selama ini ia terus menemui sejumlah tokoh di Papua seperti Ketua MRP Timotius Murib maupun Ketua Sinode Kingmi Papua Pdt. Benny Giay untuk tujuan tersebut.

Dikatakannya, ada sejumlah rekomendasi yang dikeluarkan saat rapat Pansus MRP di Jayapura, April 2019 lalu.

“Rekomendasi tersebut diantaranya tanah adat di Papua harus dikembalikan menjadi milik Orang Asli Papua. Pembentukan pemerintah adat perserikatan Fam Asli Papua dari Sorong sampai Merauke, pendataan jumlah Orang Asli Papua di Papua, penetapan tapal batas tanah adat, penyelesaian pelanggaran HAM di Papua, serta pelurusan sejarah penyerahan Papua,” jelas Servius.

Ia menambahakan, perlu juga dibangun Kantor Pemerintah Adat di tiap daerah, termasuk di wilayah Adat Meepago, untuk membantu Orang Asli Papua dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini juga sedang dilakukan di Paniai.

Repoter: Ernest
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.