Penyadapan Getah Pinus di Desa Gunung Bunder I dan II, Kades Hadapi Polisi

BOGOR (KM) – Ibarat pepatah, orang makan nangkanya, dua kepala desa ini makan getahnya. Kalimat itu menggambarkan situasi Kades Gunung Bunder I dan II, yang kini sedang dimintai keterangan oleh Polsek Cibungbulang Polres Bogor terkait kasus dugaan penyadapan getah pinus tanpa legalitas yang jelas.

“Saya tidak tahu apa yang dilakukan oleh Taman Nasional, tentang penyadapan oleh warga saya, sebagai Kelompok Tani GB 1 dan 2. Tiba-tiba ada penangkapan warga saya oleh Kepolisian saat Hari Raya Idul Fitri lalu,” ungkap Kepala Desa Gunung Bunder II, Juanda, Rabu 10/7.

“Dugaan sementara pelaku melakukan kegiatan penyadapan tanpa didasari legalitas yang jelas. Hal ini dibuktikan dengan surat panggilan yang di tujukan kepada Kepala Desa Gunung Bunder II dan I,” tambah Juanda.

Juanda menuturkan, pihak Desa hanya mengeluarkan surat keterangan domisili untuk kelompok tani tersebut. “Saya selaku Kepala Desa hanya mengeluarkan surat domisili untuk para kelompok tani, hanya itu saja,” tegasnya.

Sementara Kapolsek Cibungbulang Polres Bogor Kompol Agus mengatakan bahwa ini bukan pemanggilan untuk para kepala desa, tapi hanya undangan untuk dimintai keterangan.

“Ya ini bukanlah pemanggilan, tetapi undangan permintaan keterangan untuk Kepala Desa Gunung Bunder I dan II,” ujarnya singkat.

Reporter: ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*